BERITA UTAMA PROV KALSEL

Gubernur Kalsel Muhidin Tegaskan Banjir Balangan Bukan Akibat Tambang: “Ini Murni Luapan Air Hujan”

Gubernur Kalsel Muhidin Tegaskan Banjir Balangan Bukan Akibat Tambang: “Ini Murni Luapan Air Hujan”
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin saat memberikan penjelasan kepada awak media terkait banjir yang melanda Kabupaten Balangan (Foto :Istimewa)

Kaki.News, BANJARBARU — Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan bahwa banjir yang melanda Kabupaten Balangan bukanlah banjir bandang dan tidak berkaitan dengan aktivitas pertambangan maupun kerusakan lingkungan.

Pernyataan itu disampaikan Muhidin kepada awak media usai rapat koordinasi persiapan kedatangan Presiden RI ke Kalimantan Selatan serta pembahasan kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir.

“Jadi gini, ini sama seperti di Sumatera. Kalau terjadi banjir, dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH) nanti akan dikaji dan diproses apakah itu kesalahan pengusaha kayu atau faktor lain. Tapi untuk Balangan, kita tidak menemukan adanya kerusakan dari tambang maupun kayu,” ujar Muhidin.

Muhidin menekankan bahwa kondisi banjir di Balangan murni akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan debit air meluap.

“Di Balangan itu bukan banjir bandang. Itu hanya karena air hujan yang meluap,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurafiq, yang sebelumnya secara terbuka menyebut sejumlah perusahaan tambang besar termasuk PT Adaro dan PT Antang Gunung Meratus (AGM) dalam daftar perusahaan yang diduga melanggar izin lingkungan dan disebut sebagai salah satu pemicu banjir besar di Kalimantan Selatan.

Meski demikian, Muhidin menilai persoalan utama yang kini menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah justru terletak pada kondisi Sungai Alalak.

“Yang jadi PR kita sekarang adalah Sungai Alalak. Kalau sungai itu kita benahi dan masih saja terjadi banjir, baru kita cari lagi solusinya. Ini yang perlu kita koordinasikan bersama,” tutupnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *