Pemkab Balangan

48 Rumah Rusak Berat Mulai Diperbaiki pada Masa Transisi Pemulihan Banjir Balangan

48 Rumah Rusak Berat Mulai Diperbaiki pada Masa Transisi Pemulihan Banjir Balangan
Perbaikan rumah warga terdampak sudah mulai dilakukan di Desa Sungsum RT 02, Kecamatan Tebing Tinggi. – (Foto: Mc.Balangan)

KAKINEWS.ID, BALANGAN – Memasuki minggu pertama masa transisi pemulihan pascabanjir di Kabupaten Balangan, berbagai langkah perbaikan mulai dijalankan. Masa transisi ini ditetapkan sejak berakhirnya status tanggap darurat, yakni mulai 5 Januari hingga 4 Februari 2026.

Pada tahap awal, fokus utama diarahkan pada perbaikan rumah warga terdampak banjir. Proses pendataan dan perhitungan kerusakan telah dilakukan guna memastikan pelaksanaan perbaikan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, menyampaikan bahwa dalam satu minggu terakhir sejumlah rumah telah mulai diperbaiki dengan mendatangkan material bangunan serta tenaga kerja.

“Progres yang sudah dilaksanakan selama satu minggu ini, sudah ada beberapa rumah yang mulai diperbaiki, baik melalui pengadaan material maupun pengerahan pekerja,” ujar Rahmi, Senin (12/01/2026).

Sebanyak 48 rumah dengan tingkat kerusakan kategori berat menjadi prioritas penanganan. Hingga saat ini, progres perbaikan pada beberapa rumah tersebut telah mencapai sekitar 30 hingga 70 persen.

Selain sektor perumahan, pemulihan di bidang pendidikan juga menjadi perhatian. Aktivitas belajar mengajar telah kembali berlangsung, meskipun masih dengan keterbatasan sarana dan prasarana.

“Anak-anak sudah bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar, meski dengan fasilitas yang terbatas. Kami berharap pada awal minggu ini sudah dapat dimulai penggantian pakaian seragam serta peralatan sekolah,” lanjutnya.

Pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga turut menjadi bagian dari program transisi pemulihan. Upaya ini bertujuan membantu warga menata kembali kehidupan pascabanjir.

“Insyaallah pada awal minggu ini juga dapat dilakukan penyediaan peralatan makan dan peralatan masak warga yang rusak akibat banjir bandang,” tambah Rahmi.

Ia menegaskan bahwa seluruh progres pemulihan akan terus dipantau secara berkala selama masa transisi. Melalui berbagai langkah tersebut, diharapkan masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas secara normal.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *