AP2 Desak KPK Segera Periksa Eks Kadis Kominfo Sultra, Dugaan Korupsi Anggaran Mengemuka

AP2 di KPK (Foto: Dok Kakinews.id)
Kakinews.id – Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Indonesia memadati depan Gedung KPK, Rabu (4/2/2026), menuntut lembaga antirasuah segera memanggil mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Sulawesi Tenggara berinisial RB terkait dugaan korupsi anggaran tahun 2023.
Koordinator aksi, La Ode Hasanuddin Kansi, menyoroti sejumlah proyek yang diduga bermasalah, termasuk pembangunan Base Transceiver Station (BTS), kerja sama publikasi media, dan perjalanan dinas yang penuh kejanggalan. Massa menilai penyimpangan tersebut berpotensi merugikan keuangan negara secara signifikan.
Selain itu, AP2 menyoroti peningkatan harta kekayaan RB secara tiba-tiba, yang diduga terkait dengan masa jabatannya sebagai Penjabat (Pj) Bupati Buton Selatan pada 2024. Massa menuntut KPK melakukan penyelidikan menyeluruh dan menaikkan status kasus jika bukti awal cukup untuk menjerat RB.
“Ini bukan sekadar soal administratif. Kalau ada bukti, KPK harus bertindak tegas, panggil, tetapkan tersangka, dan tahan,” ujar La Ode Hasanuddin dalam orasinya.
Aksi ini juga diwarnai spanduk keras bernada sindiran, menyebut RB sebagai “Burung Beo Cerewet Peliharaan Gubernur Sultra”, yang menjadi simbol dugaan perlindungan politik dalam kasus anggaran Dinas Kominfo.
Sampai berita ini diterbitkan, KPK maupun RB belum memberikan respons resmi terkait tuntutan massa. Namun tekanan publik kini semakin kuat, menanti langkah konkret dari lembaga antirasuah.



