Dari Demo Pajak 250 Persen ke OTT KPK: Akhir Manis Kekuasaan Bupati Pati Sudewo
Sudewo, Bupati Pati (Foto: Dok Kakinews.id/Wikipedia)
Kakinews.id – Profil Sudewo, Bupati Pati yang diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), kini menjadi sorotan tajam publik. Penangkapan ini seolah menutup rangkaian kontroversi yang sejak awal membayangi masa kepemimpinannya.
Nama Sudewo sebelumnya ramai diperbincangkan setelah kebijakannya menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen memicu gelombang protes warga Pati. Aksi demonstrasi pecah di berbagai titik, disertai tuntutan pemakzulan. Tekanan publik kala itu begitu kuat, namun berujung antiklimaks di ruang politik.
Dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Pati pada Jumat (31/10/2025), upaya pemakzulan kandas. Dari 49 anggota dewan, 36 menolak rekomendasi pemberhentian, sementara 13 menyatakan setuju. Secara fraksi, hanya PDI Perjuangan yang solid mendukung pemakzulan; fraksi lain memilih memberi catatan perbaikan kinerja. Ketua DPRD Pati Ali Badrudin menegaskan keputusan paripurna sebatas rekomendasi evaluasi kebijakan, bukan pemberhentian.
Belum reda polemik itu, Sudewo kembali disorot karena kerap mondar-mandir ke Gedung KPK terkait pemeriksaan dugaan korupsi proyek jalur kereta api ganda. Kini, sorotan berubah menjadi badai setelah KPK melakukan operasi senyap di Kabupaten Pati pada Senin (19/1/2026) dan mengamankan sang bupati.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan Sudewo diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif. Untuk efektivitas waktu, pemeriksaan awal dilakukan di Polres Kudus sebelum dibawa ke Jakarta. “Benar, salah satu pihak yang diamankan adalah Saudara SDW. Saat ini yang bersangkutan masih diperiksa,” ujarnya.
Lahir di Pati pada 11 Oktober 1968, Sudewo menempuh pendidikan teknik sipil dan mengantongi gelar magister teknik, yang membentuk karier awalnya di sektor konstruksi dan birokrasi pekerjaan umum. Ia kemudian melangkah ke politik nasional sebagai anggota DPR RI dari Partai Gerindra, sebelum akhirnya memilih jalur eksekutif dan dilantik sebagai Bupati Pati pada awal 2025.
Penangkapan ini mengejutkan publik sekaligus mengubah peta persepsi terhadap figur yang baru seumur jagung memimpin daerah. Dari kontroversi pajak hingga OTT KPK, perjalanan Sudewo kini memasuki babak paling menentukan—babak hukum yang akan menguji klaim bersih dan janji perbaikan yang pernah ia ucapkan.

