KAKINEWS.ID, Jakarta – Sebanyak 136 prajurit TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilhan III) menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas keberanian, loyalitas, dan aksi heroik dalam menjalankan tugas di wilayah Papua.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1273/X/2026 dan Kep/1307/X/2026 tertanggal 13 Oktober 2026. Kenaikan pangkat disematkan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian para prajurit yang bertugas menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah timur Indonesia.
Menurut Lucky, KPLB merupakan bentuk penghargaan negara atas pengabdian prajurit yang melampaui kewajiban utama mereka dalam menjalankan tugas di medan operasi.
Ia juga mengapresiasi peran prajurit TNI dalam menjalankan pendekatan persuasif melalui pembangunan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di Papua. Pendekatan tersebut, menurutnya, turut mendorong sejumlah simpatisan hingga pimpinan dan anggota kelompok TPNPB-OPM kembali bergabung dengan NKRI.
Di sisi lain, Lucky menegaskan bahwa TNI tetap melakukan penindakan terhadap kelompok bersenjata apabila diperlukan. Ia menyatakan setiap tindakan harus dilaksanakan secara tegas dan terukur sesuai ketentuan perundang-undangan, dengan mengedepankan aturan pelibatan atau Rules of Engagement (ROE), profesionalisme, serta penghormatan terhadap hukum dan hak asasi manusia (HAM).
Dalam keterangannya, Lucky menyebut sejumlah barang bukti berhasil diamankan selama pelaksanaan operasi, antara lain senjata api organik, senjata api rakitan, senapan angin yang dimodifikasi, amunisi, senjata tajam, dan ganja.
“Sebagai Pangkogabwilhan III, saya pastikan Satgas TNI tidak akan pernah ragu mengambil tindakan tegas, khususnya ketika berhadapan dengan situasi tertentu atau mendesak,” ujar Lucky.
Ia menambahkan, prinsip salus populi suprema lex esto, yang berarti keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi, menjadi salah satu pedoman bagi satuan tugas TNI dalam menjalankan tugasnya.
Rincian 136 Prajurit Penerima KPLB
Berdasarkan data Kogabwilhan III, penerima KPLB berasal dari tujuh satuan. Satgas Yonif 9 Marinir dari TNI Angkatan Laut menjadi satuan dengan penerima terbanyak, yakni 49 prajurit.
Berikut rincian penerima penghargaan tersebut:
Satgas Yonif 9 Marinir (TNI AL): 49 prajurit.
Satgas Rajawali V (TNI AD): 38 prajurit.
Satgas Mandala VI/Satgas Intelijen (TNI AD): 23 prajurit.
Satgas Pasgat (TNI AU): 13 prajurit.
Satgas Elang VI (BIN/TNI AD): 6 prajurit.
Prajurit Binter Korem 172/PWY (TNI AD): 5 prajurit.
Prajurit Binter Kodim 1714/PJ Rem 173/PVB (TNI AD): 2 prajurit.
Total penerima penghargaan dari tujuh satuan tersebut mencapai 136 prajurit.
Lucky berharap penghargaan itu dapat menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan pengabdian, keberanian, dan profesionalisme dalam menjaga kedaulatan negara.
Ia juga menyampaikan penghormatan kepada seluruh prajurit yang telah menjalankan tugas di Tanah Papua, serta berharap semangat dan pengorbanan mereka menjadi teladan bagi para patriot bangsa.