
Aminatul, warga Desa Pekauman Ulu, Kecamatan Martapura Timur terlihat duduk di depan rumahnya yang terendam banjir (foto : Istimewa)
KAKINEWS.ID, MARTAPURA — Derita akibat banjir masih dirasakan Aminatul, warga Desa Pekauman Ulu, Kecamatan Martapura Timur. Selama dua minggu terakhir, rumah yang ia tempati bersama suaminya terendam air setinggi lutut orang dewasa, namun bantuan dari pemerintah daerah nyaris tak kunjung datang, Rabu (7/1/2026)
Dengan wajah lelah dan suara tertahan, Aminatul mengungkapkan kekecewaannya.
Ia menyaksikan sendiri berbagai rombongan pengantar bantuan melintas di depan rumahnya, namun tidak satu pun singgah.
“Yang ngantar bantuan itu banyak, tapi cuma lewat saja dari depan rumah. Tidak singgah. Mereka ke arah Sungai Tabuk,” ujarnya lirih.
Air yang tak kunjung surut membuat aktivitas keluarga nyaris lumpuh. Perabotan rumah rusak, lantai rumah tak lagi terlihat, dan bau lembap bercampur lumpur menjadi teman keseharian mereka.

Ironisnya, selama dua pekan terdampak banjir, Aminatul baru sekali menerima bantuan, itupun berasal dari anggota DPR RI Rofiqi berupa makanan pada hari sebelumnya.
“Kemarin ada bantuan makanan dari Pak Rofiqi. Selain itu belum ada,” katanya.
Aminatul berharap pemerintah daerah benar-benar hadir dan melihat langsung kondisi warganya, bukan sekadar melintas tanpa singgah.
“Kami ini juga warga. Jangan cuma lewat saja. Kami berharap ada bantuan dari pemerintah,” ucapnya penuh harap.






Tinggalkan Balasan