
KAKINEWS.ID Amuntai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar rapat koordinasi Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (OPPKPKE) semester I 2026, sekaligus peresmian peluncuran aplikasi E-Kompak sistem terpadu untuk koordinasi perencanaan, pengendalian, hingga evaluasi penanggulangan kemiskinan daerah.
Rapat koordinasi berlangsung di Mess Negara Dipa dibuka Wakil Bupati HSU Hero Setiawan, dihadiri Sekertaris Daerah (Sekda) HSU Adi Lesmana, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat se-Kabupaten HSU, serta mitra pembangunan dan lembaga terkait.
Wakil Bupati HSU menyampaikan evaluasi capaian kinerja pengentasan kemiskinan pada enam bulan pertama tahun berjalan.
Merumuskan langkah percepatan untuk sisa tahun, serta memastikan seluruh program tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat kurang mampu.
Hero Setiawan, menegaskan dirinya bersama Bupati HSU H Sahrujani berkomitmen untuk terus mendukung program pengentasan kemiskinan. Semua pihak yang terlibat dalam tim OPPKPKE dapat semakin cepat bergerak dan giat dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten HSU.

Salah satu indikator kesuksesan dalam pengentasan kemiskinan tidak hanya dinilai dari seberapa tinggi penurunannya, tetapi juga seberapa besar perubahan di tingkat kabupaten secara keseluruhan.
“Apapun yang kita kerjakan untuk pengentasan kemiskinan, yang penting hasil akhir,” katanya.
Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) HSU, Jumadi mengatakan, program penanggulangan kemiskinan ini merupakan program strategis pemerintah daerah 2025-2029.
?Disamping itu, momentum peluncuran aplikasi E- Kompak yaitu koordinasi perencanaan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan secara terintegrasi berbasis data, dimana kemiskinan merupakan salah satu indikator nilai raport kepala daerah.
Sehubungan dengan Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, serta upaya Pemerintah Daerah dalam rangka Penanggulangan Kemiskinan Daerah khususnya di Kabupaten HSU, maka perlu dilakukan koordinasi dan sinergi lintas sektor agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif, terarah, dan tepat sasaran.
Karena itu, diperlukan dukungan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait dalam menyusun serta melaksanakan langkah-langkah strategis guna mempercepat penurunan angka kemiskinan di daerah.
“Saat ini isu kemiskinan merupakan raport kinerja kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan,” kata Jumadi.
Aplikasi E-Kompak berfungsi sebagai pusat data dan informasi terpadu yang memudahkan pemantauan data penerima manfaat, sinkronisasi program antarinstansi, hingga pelaporan perkembangan penanganan kemiskinan secara akurat dan berbasis data.
Melalui E-Kompak, pemerintah daerah berharap dapat meminimalisir tumpang tindih bantuan, mempercepat verifikasi data, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan





