KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR mendorong seni bertutur tradisional Banjar, Bapandung, terus dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Lomba Bapandung Tingkat Kecamatan Banjarmasin Timur di Taman Edukasi dan Satwa Jahri Saleh, Sabtu (29/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Yamin didampingi Bunda PAUD Kota Banjarmasin Hj. Neli Listriani.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pendidikan tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat pelestarian seni dan budaya Banjar sekaligus menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan karakter.

Sebanyak 24 pelajar dari Kecamatan Banjarmasin Timur mengikuti lomba Bapandung. Peserta terdiri dari delapan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 16 pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menurut Yamin, keterlibatan pelajar dalam kegiatan seni tradisional menjadi langkah penting untuk memastikan budaya daerah tetap dikenal dan memiliki ruang di tengah perkembangan zaman.

Bapandung tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana bagi pelajar untuk mengenal seni bertutur khas Banjar yang di dalamnya terdapat nilai, pesan moral, serta kearifan lokal masyarakat.

Karena itu, pelestarian budaya dinilai perlu dilakukan sejak usia sekolah agar generasi muda tidak kehilangan keterikatan dengan identitas daerahnya.

Pemerintah Kota Banjarmasin juga terus mendorong sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, pegiat seni dan budaya, serta masyarakat dalam menjaga keberlangsungan tradisi Banjar.

Upaya pelestarian tersebut diharapkan tidak berhenti melalui kegiatan perlombaan, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari proses pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, kemajuan pendidikan di Kota Banjarmasin dapat berjalan seiring dengan lahirnya generasi muda yang berkarakter, berbudaya, serta bangga terhadap identitas Banjar.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin beserta jajaran dalam kegiatan tersebut.