KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menerapkan sistem triase dalam penanganan korban kecelakaan tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Sistem tersebut digunakan untuk menentukan prioritas penanganan berdasarkan tingkat keparahan kondisi masing-masing korban.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Yanuar Diansyah, mengatakan petugas medis di lapangan melakukan pengelompokan kondisi korban agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Hijau itu korban dengan luka ringan yang membutuhkan perawatan jalan atau observasi ringan dan kuning untuk korban dengan kondisi stabil namun memerlukan perawatan medis dan pengawasan lanjutan,” ujar Yanuar.

Sementara itu, korban yang masuk kategori merah merupakan pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan tindakan medis darurat serta rujukan segera.

“Kalau merah itu korban dengan kondisi kritis yang membutuhkan tindakan medis darurat dan rujukan segera, dan hitam untuk penandaan bagi korban yang dinyatakan meninggal dunia,” tuturnya.

Yanuar menegaskan, korban yang masuk kategori merah akan segera dirujuk ke enam rumah sakit rujukan yang telah disiagakan di wilayah Banjarmasin.

Rumah sakit tersebut disiapkan untuk memberikan penanganan lebih lanjut, terutama bagi korban yang membutuhkan perawatan intensif.

Hingga saat ini, proses pertolongan dan pelayanan medis terhadap korban KM Virgo Transport 8 masih berlangsung. Tim gabungan terus melakukan penanganan di lapangan sesuai kondisi masing-masing korban.

Sistem triase diterapkan untuk memastikan korban dengan kondisi paling kritis mendapatkan prioritas penanganan dan akses perawatan lanjutan sesegera mungkin.