KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Di tengah gelapnya Laut Jawa dan gulungan ombak setinggi sekitar empat meter, Faisal (27) hanya memiliki satu pilihan: bertahan hidup.

Korban selamat KM Virgo Transport 8 itu menghabiskan berjam-jam di atas lambung kapal yang telah terbalik setelah kapal mengalami musibah pada Minggu (13/9/2026) dini hari.

Faisal mengatakan dirinya bersama 13 orang lainnya bertahan di atas kapal yang terbalik sejak sekitar pukul 00.30 WIB hingga pukul 04.30 WIB.

Mereka terombang-ambing di tengah laut dengan kondisi cuaca buruk dan ombak besar.

“Ombak besar banget, ada lah 4 meter. Teman aku kedinginan dari jam 1 sampai jam setengah 5, dia bahkan nggak pakai pelampung. Semua barang berharga dan HP tenggelam, yang penting selamat,” tutur Faisal saat ditemui di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu (13/9/2026) malam.

Faisal memilih bertahan di atas lambung kapal yang terbalik karena takut melompat ke laut. Salah satu kekhawatirannya adalah kemungkinan adanya hiu di sekitar lokasi.

Ia pun bergerak cepat mengambil pelampung untuk menjaga keselamatannya.

Menurut Faisal, pelampung tersebut diambilnya sendiri tanpa adanya instruksi ataupun pembagian dari kru kapal.

Setelah berjam-jam bertahan di tengah laut, pertolongan akhirnya datang. Faisal menyebut proses evakuasi dilakukan menggunakan kapal penolong.

Ia memperkirakan dirinya dan korban lainnya baru benar-benar dievakuasi sekitar pukul 09.00 pagi.

Bagi Faisal, perjalanan menuju Kalimantan Tengah yang semula ditujukan untuk mencari pekerjaan berubah menjadi perjuangan bertahan hidup.

Pemuda asal Bandung itu berangkat bersama rombongan pekerja menuju perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah.

Dari rombongan tersebut, sembilan orang dinyatakan selamat. Sementara lima orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian.

Faisal sendiri kini telah mendapat kabar dari keluarganya di Bandung mengenai keselamatannya.

Meski selamat, ia masih belum memastikan apakah akan meneruskan rencana bekerja di Kalimantan Tengah.

“Saat ini masih menunggu keputusan teman-teman yang tersisa,” ujarnya.