KAKINEWS.ID, Bandung: Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, mendorong peserta program SMK Go Global meningkatkan kompetensi dan keterampilan agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Hal tersebut disampaikan Christina saat meninjau pelatihan program SMK Go Global di Politeknik Pariwisata NHI Bandung. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kesiapan 100 peserta yang dipersiapkan memasuki pasar kerja global melalui pelatihan lima bidang keahlian.

“Manfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, dan kepercayaan diri agar siap bersaing di pasar kerja internasional,” kata Christina.

Adapun lima bidang keahlian yang diberikan dalam pelatihan tersebut meliputi housekeeping, cleaner, barista, waiter, dan cook. Peserta juga mendapatkan pembekalan kemampuan bahasa Inggris untuk mendukung kesiapan bekerja di luar negeri.

Christina menekankan, peserta perlu memanfaatkan seluruh rangkaian pelatihan secara optimal, baik untuk mengasah keterampilan teknis maupun membangun kedisiplinan dan kepercayaan diri.

Program yang berlangsung pada 5 Oktober hingga 20 November 2026 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menyiapkan calon pekerja migran Indonesia yang kompeten dan berdaya saing sesuai kebutuhan pasar kerja global.

Melalui program SMK Go Global, peserta diharapkan memiliki bekal keterampilan dan kemampuan komunikasi yang memadai untuk memperluas peluang kerja di tingkat internasional.