KAKINEWS.ID, Jakarta – Sebaran debu vulkanik Gunung Semeru terpantau mengarah ke barat daya berdasarkan analisis citra satelit Himawari-9 pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan analisis citra RGB Himawari-9, debu vulkanik Gunung Semeru teridentifikasi mengarah ke barat daya. Sementara itu, debu vulkanik pada empat gunung api lainnya, yakni Gunung Ibu, Gunung Anak Krakatau, Gunung Dukono, dan Gunung Marapi, tidak teridentifikasi dalam hasil pemantauan tersebut.

Di sisi lain, prakiraan cuaca di sekitar gunung api yang dipantau menunjukkan kondisi bervariasi, mulai dari berawan tebal hingga hujan ringan pada waktu tertentu.

Masyarakat di sekitar kawasan gunung api diimbau tetap waspada terhadap potensi bahaya vulkanik serta perubahan kondisi cuaca. Masyarakat juga diminta mengikuti perkembangan informasi dan rekomendasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta pemerintah setempat.

Pemantauan melalui citra satelit menjadi salah satu sumber informasi untuk mengidentifikasi sebaran debu vulkanik. Namun, informasi tersebut perlu dipahami bersama data pemantauan aktivitas gunung api dan rekomendasi resmi dari instansi berwenang.