PROV KALSEL

Gunakan Perahu Karet, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir

Gunakan Perahu Karet, Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menggunakan perahu karet saat meninjau warga terdampak banjir di Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (8/1/2026). (Foto: istimewa)

KAKINEWS.ID, KALSEL – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Kabupaten Banjar, Kamis (8/1/2026). Menggunakan perahu karet, orang nomor satu di Kalsel itu menyusuri kawasan Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk, untuk memastikan kondisi warga sekaligus penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran.

Kehadiran gubernur disambut antusias oleh warga. Selain menyerahkan bantuan berupa sembako, obat-obatan, dan perlengkapan bayi, Muhidin juga berdialog langsung dengan masyarakat yang sudah hampir setengah bulan terdampak banjir dan mengalami keterbatasan akses transportasi.

“Alhamdulillah, kami sangat senang. Desa ini jarang dikunjungi, dan kali ini langsung didatangi gubernur,” ujar Ida Noraida, warga setempat.

Gubernur Muhidin menegaskan pentingnya pendataan yang akurat agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak. Ia meminta kepala desa melakukan pendataan per rumah, lengkap dengan identitas, untuk kemudian diserahkan kepada BPBD Provinsi Kalimantan Selatan.

“Penyaluran bantuan harus dikawal BPBD. Datanya harus jelas, per rumah, dan dipastikan sampai ke warga,” tegasnya.

Selain bantuan logistik, Muhidin juga menyampaikan rencana pembangunan shelter atau rumah panggung tingkat tiga yang dapat difungsikan sebagai tempat pengungsian saat banjir, apabila tersedia lahan warga yang bersedia dihibahkan.

Pembakal Desa Lok Buntar, Mursyidi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Ia memastikan bantuan akan disalurkan sesuai arahan gubernur.

Diketahui, Desa Lok Buntar merupakan salah satu dari ratusan titik di Kalimantan Selatan yang terendam banjir sejak 27 Desember 2025. Tinggi air di wilayah ini dilaporkan mencapai dada orang dewasa.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *