
KAKINEWS.ID, BANJARMASIN — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan telah mengidentifikasi 72 jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 hingga Jumat (9/10/2026). Sementara itu, 10 jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi di RS Bhayangkara Banjarmasin.
Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Muhammad Sofwan mengungkapkan, hingga hari ke-27 penanganan korban, tim DVI masih berupaya memastikan identitas seluruh jenazah yang telah diterima rumah sakit.
“Dari 82 jenazah yang diterima RS Bhayangkara, sebanyak 72 telah teridentifikasi, sedangkan 10 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi,” jelas Sofwan pada Jumat (9/10).
Pada hari yang sama, tim DVI berhasil mengidentifikasi tiga jenazah tambahan. Mereka adalah Muhammad Anwari Ma’arif, 18 tahun, asal Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan; Muhammad Supardi, 17 tahun, asal Surabaya, Jawa Timur; serta Supiani, 45 tahun, asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan DNA, pencocokan ciri-ciri medis, serta pemeriksaan barang milik korban atau properti.

Namun, proses tersebut menghadapi kendala karena kondisi sejumlah jenazah telah mengalami pembusukan lanjut. Tim DVI pun menggunakan berbagai data pendukung untuk memastikan kecocokan identitas.
Salah satu data yang dimanfaatkan adalah rekam medis khusus, termasuk riwayat pemasangan pen pada tulang korban. Selain itu, pemeriksaan DNA dilakukan dengan dukungan sampel yang dikirim ke Jakarta.
Upaya tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan identitas korban secara akurat dan memberikan kepastian kepada keluarga yang masih menunggu kabar.
Dengan masih adanya 10 jenazah yang belum teridentifikasi, proses pemeriksaan akan terus dilanjutkan hingga identitas para korban dapat dipastikan.








