BERITA UTAMA Ekonomi dan Bisnis

IHSG Tersungkur ke Zona Merah, Anjlok di 8.925, Broker Bidik Saham Potensial untuk Rebound

IHSG Tersungkur ke Zona Merah, Anjlok di 8.925, Broker Bidik Saham Potensial untuk Rebound

Karyawan berjalan dengan latar belakang layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) (Foto: Dok Kakinews.id/Antara)

Jakarta, Kakinews.id – Pada penutupan perdagangan Kamis (8/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berakhir di zona merah. Indeks melemah 0,22 persen dan ditutup di level 8.925, mencerminkan tekanan jual yang masih mendominasi pasar.

Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak cukup fluktuatif. Indeks nyaris menyentuh titik terendah harian di level 8.918, sementara level tertinggi tercatat di angka 9.002 yang sempat dicapai pada perdagangan pagi hari sebelum tekanan meningkat.

Pelemahan IHSG terutama dipicu kinerja negatif sejumlah sektor utama. Sektor barang baku mencatat koreksi terdalam sebesar 3,22 persen, disusul sektor teknologi yang turun 1,09 persen, serta sektor konsumen non-primer yang melemah 0,89 persen.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat mencapai 29,06 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp55,14 triliun. Frekuensi perdagangan berlangsung aktif dengan total 3,84 juta kali transaksi.

Tekanan jual terlihat cukup luas di pasar. Sebanyak 370 saham ditutup melemah, sementara 302 saham berhasil menguat. Adapun 138 saham lainnya bergerak stagnan tanpa perubahan harga.

Meski IHSG masih berada di bawah tekanan, sejumlah analis menilai peluang rebound tetap terbuka. Beberapa saham dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan Jumat (9/1/2026), seiring potensi teknikal dan sentimen jangka pendek yang mendukung.

Berikut daftar rekomendasi saham pilihan yang dihimpun dari sejumlah perusahaan sekuritas:

BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan ENRG, MINA, dan LEAD.
BNI Sekuritas menjagokan BIPI, MEDC, BUMI, BUVA, DEWA, serta MBMA.
Phillip Sekuritas memilih KRAS dan CSRA.
MNC Sekuritas merekomendasikan CDIA, MINA, ULTJ, dan TLKM.
CGS International Sekuritas mengunggulkan INTP, BUMI, ENRG, HRTA, RATU, serta BKSL.
Phintraco Sekuritas menjadikan UNVR, ACES, SMDR, BKSL, dan SIDO sebagai saham pilihan.
Sementara Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan GJTL, HRUM, dan PTBA.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *