KAKINEWS.ID, Jakarta – Komisi XI DPR RI mendorong pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan lembaga pengawas memperkuat pengawasan pengelolaan dana pensiun dan jaminan hari tua, termasuk di PT Taspen dan BPJS Ketenagakerjaan, guna melindungi hak pekerja dan pensiunan.

Anggota Komisi XI DPR RI Amin AK menegaskan, dana pensiun dan jaminan hari tua merupakan hasil kerja keras para pekerja yang harus dikelola secara aman, transparan, dan akuntabel.

“Dana pensiun dan jaminan hari tua adalah hasil keringat puluhan tahun para pekerja dan abdi negara. Setiap rupiahnya harus dijaga dengan prinsip kehati-hatian, bukan dipertaruhkan demi imbal hasil semata,” ujar Amin AK dalam  keterangan tertulisnya, Minggu (25/10/2026).

Menurutnya, penguatan pengawasan diperlukan untuk mengantisipasi risiko investasi yang dapat mengancam keamanan aset serta pemenuhan hak peserta dana pensiun dan jaminan hari tua.

Komisi XI DPR RI mendorong penerapan sejumlah langkah, mulai dari pengawasan investasi dengan batas risiko yang jelas dan dapat diaudit, hingga pengembangan sistem peringatan dini untuk memantau portofolio dan mendeteksi potensi kerugian investasi.

Selain itu, uji ketahanan dan audit independen secara berkala terhadap aset serta mitra investasi dinilai penting untuk memastikan pengelolaan dana berjalan sesuai prinsip kehati-hatian.

Aspek transparansi dan akuntabilitas juga perlu diperkuat, terutama dalam pemilihan instrumen investasi, pengawasan transaksi berisiko, serta keterbukaan informasi kepada peserta dan publik.

Amin menekankan pentingnya penegakan aturan melalui pemberian sanksi tegas terhadap pihak yang terbukti lalai atau melakukan penyimpangan dalam pengelolaan dana.

Penguatan pengawasan tersebut diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola dana pensiun dan jaminan hari tua, sekaligus memastikan hak pekerja dan pensiunan tetap terlindungi.

Dengan pengawasan yang ketat, deteksi dini risiko, dan penegakan aturan yang konsisten, pengelolaan dana peserta diharapkan semakin aman dan berkelanjutan.