KAKINEWS.ID, BANJARBARU- Sinar Mas Group melalui pilar usahanya PT Hutan Rindang Banua (PT HRB), PT Borneo Indobara (PT BIB), PT Kirana Khatulistiwa (PT KC), dan PT SMART Tbk terus memperkuat sinergi dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan.

Partisipasi tersebut direalisasikan dengan pembuatan 8 titik sumur bor yang sudah berjalan.

Rinciannya 5 titik dibangun PT Hutan Rindang Banua dan 3 titik dibangun PT Borneo Indobara.

Sumur bor dibangun dengan kedalaman 40 sampai 60 meter untuk mengatasi krisis air yang selama ini dihadapi anggota Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) swakarsa saat kemarau, sekaligus mendukung kolam bioflok yang dibangun pemerintah.

Tiga titik dipasang di kawasan RS Sambang Lihum yang tidak jauh dari Bandara Syamsudin Noor untuk mengurangi kepungan asap, serta di kawasan Gambut di belakang Terminal KM 17.

ER & Sustainability Development Dept Head PT BIB, R. Lington mengatakan, Mitra Kerja External Relation PT BIB beserta mitra kerjanya ikut terjun langsung untuk pengawasan dan pendampingan sejak Agustus 2026.

“Partisipasi PT BIB dan HRB selain melakukan penyiraman titik api di lokasi juga memberikan support pembuatan 5 sumur di lokasi karhutla, BIB 3 sumur dan HRB 2 sumur,” ujar R. Lington saat ditemui di Bandara Syamsudin Noor, Jumat (16/10/2026).

Tim ERT PT BIB selain melakukan penanganan karhutla juga memberikan tindakan sosial dengan memberi support air bersih ke Masjid Nurul Iman Komplek Pangkalan TNI AU dan Gereja GPIB Immanuel Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru.

Atas kinerja tim ERT PT BIB dan PT HRB serta kelengkapan sarana prasarana berupa fire truck, excavator, pompa air, dan personel, pihaknya mendapatkan apresiasi dari Dinas ESDM Provinsi Kalsel dan Dinas Kehutanan Kalsel.