Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby saat menghadiri pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Banjarbaru, Sabtu (15/8/2026). Sebanyak 234 siswa mengikuti tahun ajaran baru 2026/2027.(Foto : Istimewa)

KAKINEWS, BANJARBARU – Sebanyak 234 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Banjarbaru resmi memulai tahun ajaran 2026/2027. Momentum tersebut ditandai dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung di Gedung Serbaguna SRT 2 Banjarbaru, Jalan Batu Besi, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Sabtu (15/8/2026).

Pembukaan MPLS turut dihadiri Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembukaan MPLS Gelombang III yang dilaksanakan secara terpusat melalui daring.

Dari 234 siswa yang mengikuti pendidikan di SRT 2 Banjarbaru, sebanyak 60 siswa merupakan jenjang SD, 102 siswa jenjang SMP, dan 72 siswa jenjang SMA.

Dalam kesempatan tersebut, Erna Lisa Halaby menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak.

Menurutnya, setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan dan kesempatan mengembangkan potensi tanpa melihat latar belakangnya.

“Sekolah rakyat ini adalah bukti nyata hadirnya pemerintah untuk bertanggung jawab atas kemerdekaan di bidang pendidikan, agar seluruh anak Banjarbaru memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk maju,” ujarnya.

Ia juga menilai MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan sekolah, tetapi menjadi tahap awal bagi siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan baru sekaligus mengenali potensi dan bakat masing-masing.

Para siswa pun diminta tidak membatasi cita-cita dan berani memiliki impian besar.

“Anak-anak boleh punya cita-cita setinggi-tingginya. Apa pun cita-cita kalian, jangan takut untuk bermimpi karena masa depan tidak ditentukan oleh sebagaimana kita memulai, tetapi oleh bagaimana kita menjalani prosesnya,” pesannya.

Selain fokus pada pendidikan, Wali Kota Banjarbaru juga mengingatkan para siswa untuk membangun sikap disiplin, menghormati guru, menyayangi sesama teman serta menjaga nama baik sekolah dan daerah.

Sementara itu, SRT 2 Banjarbaru telah dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang pendidikan dan kebutuhan siswa. Fasilitas tersebut antara lain ruang belajar, asrama, ruang makan, aula, serta sarana pendukung berupa air dan listrik.

Dengan dimulainya MPLS, pemerintah berharap Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi siswa untuk membangun karakter, mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus.

Erna Lisa Halaby berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh sehingga nantinya mampu berkontribusi bagi Banjarbaru, Kalimantan Selatan maupun Indonesia.