Jakarta, Kakinews – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Selasa (28/4/2026) di zona hijau, meski sentimen global dan tekanan jual investor asing masih membayangi pasar. Pada awal sesi, IHSG naik 21,94 poin atau 0,31% ke level 7.128.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan volume perdagangan mencapai 1,9 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp1 triliun. Frekuensi transaksi tercatat 144.175 kali, dengan 324 saham menguat, 181 saham melemah, dan 183 saham stagnan.

Meski dibuka positif, sejumlah analis menilai pergerakan IHSG masih dibayangi risiko koreksi. BRI Danareksa Sekuritas menyebut pelemahan pada perdagangan sebelumnya membuka peluang indeks menutup area gap di level psikologis 7.000.

“Pasar terus mencermati tekanan jual dari investor asing akibat ketidakpastian konflik dan pelemahan rupiah,” tulis riset BRI Danareksa Sekuritas.

Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa merekomendasikan saham ARCI, PTBA, dan AALI.

Sementara itu, Phintraco Sekuritas menyoroti indikator teknikal yang mulai memberi sinyal waspada. MACD disebut telah membentuk death cross, sedangkan Stochastic RSI bergerak menuju area oversold.

“Diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 7.000–7.250,” tulis Phintraco.

Pelaku pasar juga menanti hasil pertemuan The Fed pekan ini, di tengah penantian laporan keuangan emiten teknologi global. Dari sisi geopolitik, perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz turut menjadi perhatian investor.

Phintraco merekomendasikan saham AMMN, AADI, MEDC, ARCI, dan GGRM sebagai top picks.

Di sisi lain, CGS International Sekuritas Indonesia menilai penguatan mayoritas indeks Wall Street dan kenaikan sejumlah harga komoditas dapat menjadi katalis positif bagi pasar domestik.

Namun, CGS juga mengingatkan derasnya aksi jual investor asing serta pelemahan rupiah masih menjadi ancaman.

“IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah dengan support 7.030–6.955 dan resistance 7.185–7.260,” tulis CGS.

Saham pilihan CGS antara lain LSIP, AALI, MEDC, EMAS, MDKA, dan INCO.

Panin Sekuritas pun memproyeksikan IHSG cenderung melemah seiring sikap wait and see investor terhadap negosiasi AS-Iran, tekanan rupiah, dan berlanjutnya outflow dana asing.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” tulis Panin.

Adapun saham pilihan Panin untuk perdagangan hari ini meliputi CBDK, SMDR, dan INTP.