KAKINEWS, BALANGAN – Univsm Gandeng Kementerian Hukum Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Layanan Posbankum

Universitas Sapta Mandiri (Univsm) menjalin kerja sama dengan Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan guna memperkuat ekosistem kekayaan intelektual dan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di Kabupaten Balangan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kampus Univsm, Paringin, Rabu (24/6/2026).

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan, Alex Cosmas Pinem, mengatakan sinergi ini menjadi langkah strategis dalam mendorong terbentuknya Sentra Kekayaan Intelektual di lingkungan perguruan tinggi. Keberadaan sentra tersebut nantinya diharapkan mampu menjadi pusat informasi, pendampingan, hingga perlindungan hukum terhadap berbagai inovasi, invensi, hasil penelitian, dan karya cipta yang dihasilkan sivitas akademika.

Menurut Alex, Sentra Kekayaan Intelektual memiliki peran penting dalam memberikan kepastian hukum bagi para inovator, sekaligus membuka peluang pemanfaatan karya secara ekonomi.

“Sentra Kekayaan Intelektual ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk memberikan perlindungan hukum bagi para pencipta inovasi dan kreativitas. Selain itu, karya yang dihasilkan juga dapat dikembangkan dan dimanfaatkan secara ekonomi,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada perlindungan karya intelektual, Kementerian Hukum juga mendorong keterlibatan aktif Univsm dalam pengembangan Posbankum yang telah hadir di berbagai desa dan kelurahan. Saat ini, terdapat sekitar 155 Posbankum yang berfungsi sebagai pusat layanan informasi hukum, konsultasi, mediasi konflik, hingga advokasi bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa Univsm diharapkan dapat terlibat secara langsung melalui program magang maupun pendampingan administrasi di Posbankum yang tersebar di Kabupaten Balangan.

“Mahasiswa bisa berkontribusi memberikan masukan, membantu administrasi, hingga mendukung layanan hukum yang diberikan kepada masyarakat,” kata Alex.

Ia juga menyampaikan harapannya agar keberadaan perguruan tinggi di Balangan mampu melahirkan lebih banyak inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Menurutnya, Kabupaten Balangan memiliki potensi besar dalam bidang inovasi, yang dibuktikan dengan raihan penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025.

“Walaupun berada di daerah, kami berharap akan lahir berbagai gagasan, kreativitas, dan invensi dari Universitas Sapta Mandiri yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Sapta Mandiri, Abdul Hamid, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai kepercayaan yang diberikan kepada Univsm untuk menjadi bagian dari pengembangan Sentra Kekayaan Intelektual merupakan peluang strategis bagi kampus untuk meningkatkan kontribusi kepada masyarakat dan daerah.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih karena diberikan kesempatan untuk menjadi bagian dari pengembangan Sentra Kekayaan Intelektual. Ini menjadi peluang bagi kami untuk berkontribusi lebih besar kepada masyarakat Balangan,” ungkapnya.

Abdul Hamid menjelaskan, Sentra Kekayaan Intelektual akan memberikan manfaat besar bagi dosen dan mahasiswa, khususnya dalam perlindungan hukum terhadap hasil riset, penelitian, maupun karya inovatif dari berbagai program studi.

Selain itu, pihak kampus juga menyatakan kesiapan mendukung pengembangan Posbankum melalui pelibatan mahasiswa, dosen, serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang dimiliki Universitas Sapta Mandiri.

“Kami siap mendukung dan berkolaborasi. Mahasiswa dapat berperan aktif di lapangan, sementara dosen dan LBH kampus akan membantu dalam pelaksanaan program maupun persiapan administrasinya,” ujarnya.

Melalui sinergi ini, diharapkan perlindungan terhadap kekayaan intelektual semakin kuat, akses bantuan hukum masyarakat semakin luas, serta tercipta ruang yang lebih besar bagi mahasiswa untuk terlibat dalam pengabdian kepada masyarakat dan pembangunan daerah.

(MC Balangan)