KAKINEWS,ID Tanjung – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi ancaman serius di Kabupaten Tabalong. Dalam sehari, sedikitnya tiga titikdi dua kecamatan.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, bersama personel bergerak ke lokasi memimpin penanganan kebakaran lahan di Desa Masukau RT 06, Kecamatan Murung Pudak.

Lahan milik warga yang terbakar diperkirakan mencapai 5.000 meter persegi. Api yang membakar vegetasi kering ditangani secara bersama-sama agar tidak meluas ke area di sekitarnya.

Kapolres didampingi Wakapolres Tabalong Kompol Hasanudin, Kabag Ops Kompol Abdul Fatah, S.Pd., M.M., Kasat Samapta AKP I Nyoman Sudharma, S.AP., Forkopimca Murung Pudak serta personel Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS) Murung Pudak.

Berbagai peralatan dikerahkan dalam proses pemadaman, mulai dari mobil dinas Samapta yang membawa tong air, mobil pemadam UPBS, mesin alkon, semprot gendong hingga peralatan manual.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan titik api benar-benar terkendali sekaligus mencegah kobaran menjalar lebih luas.

Namun, persoalan karhutla di Tabalong tidak hanya terjadi di Murung Pudak. Pada hari yang sama, dua kejadian karhutla lainnya dilaporkan di Kecamatan Tanta. Kebakaran pertama terjadi di kawasan padang hiring/padang prupuk Desa Tamiyang RT 03 dengan luas lahan terbakar sekitar 3 hektare.

Sementara satu titik lainnya berada di Desa Tanta Hulu RT 10 dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 40 meter persegi.

Penanganan di dua lokasi tersebut melibatkan Satgas Karhutla/BPBD Kabupaten Tabalong, Polsek Tanta, UPBS serta masyarakat. Satu unit mobil pemadam BPBD Kabupaten Tabalong turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.