
KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Kualitas udara di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berada pada kategori sangat tidak sehat, Senin (31/8) pagi.
Berdasarkan data IQAir pukul 07.00 WITA, indeks kualitas udara atau AQI⁺ US mencapai 280. Polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 205 mikrogram per meter kubik.
Kondisi tersebut menunjukkan peningkatan polusi udara yang cukup signifikan dibandingkan pemantauan sebelumnya. Tingginya konsentrasi PM2.5 dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif.
Saat pengukuran, suhu udara Banjarmasin tercatat 22 derajat Celsius, dengan kecepatan angin 3 kilometer per jam dan kelembapan mencapai 91 persen.
Data IQAir berasal dari satu stasiun pemantauan milik kontributor Plastik Bawang. IQAir juga mencantumkan peringatan terkait kebakaran di sekitar wilayah Kalimantan Selatan.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat dengan sensitivitas terhadap polusi juga disarankan lebih berhati-hati.







