
KAKINEWS.ID, BOYOLALI — Jenazah Danang Heriyanto (41), salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8, akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya di Dukuh Dukuhan, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Kamis (1/10/2026).
Danang berhasil diidentifikasi keluarga melalui tanda khusus pada tubuhnya berupa tato bertuliskan “Mayang”, nama istrinya. Selain tato, identifikasi juga diperkuat dengan kaus bertuliskan angka 86 yang dikenakan korban saat kapal tenggelam.
Adik korban, Bima Wahyu Putra Pamungkas, mengatakan keluarga mendapat informasi mengenai temuan jenazah dari kerabat di Banjarmasin pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Keluarga kemudian menerima foto dari tim penyelamat untuk mencocokkan ciri-ciri korban.

“Diidentifikasi dari tatonya, dikirim ke saudara yang dari Banjarmasin, benar tato itu punya dia (Danang) sama baju tulisan delapan enam,” ujar Bima di rumah duka, Kamis (1/10/2026).
Menurut Bima, tato bertuliskan nama “Mayang” berada di bagian punggung Danang.
Setelah identitas dipastikan, jenazah diberangkatkan dari Banjarmasin melalui jalur udara pada Kamis sekitar pukul 06.00 WITA dan tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang sekitar pukul 07.00 WIB.
Bima mengaku keluarga tidak mengetahui secara pasti lokasi penemuan jenazah di dalam badan kapal. Namun, berdasarkan informasi yang diterima keluarga dari kerabat di Banjarmasin, kondisi jenazah saat ditemukan masih utuh.
Kepulangan Danang membawa kelegaan sekaligus duka mendalam bagi keluarga. Terlebih, Danang baru saja menikahkan anak pertamanya pada Agustus 2026.
“Ya perasaannya agak lega lah, masih sedih juga. Ya Alhamdulillah, Mas Danang bisa pulang,” kata Bima.
Danang merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Ia meninggalkan tiga orang anak.
Jenazah Danang kemudian dijemput dan dikawal tim gabungan Basarnas bersama BPBD Kabupaten Boyolali dari Bandara Ahmad Yani Semarang menuju rumah duka di Desa Candi, Kecamatan Ampel.
Jenazah dijadwalkan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat sekitar pukul 11.00 WIB.








