KAKINESWSID Amuntai- Seribu rumah tak layak huni direnovasi. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus memperkuat komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun Anggaran 2026.

Komitmen tersebut ditandai dengan kegiatan Pembukaan Rekening Penerima Bantuan Program Peningkatan Kualitas RTLH di Gedung H Abdul Wahid, Amuntai, Kamis (1/10/2026), yang dihadiri Bupati HSU H Sahrujani.

Turut hadir Plt. Kepala Disperkim LH H. Yandi Gunawan, Kabid Perkim H. Abraham Radi, Kabag Prokopim Setda HSU Agus Wahyudi, para kepala desa/aparat desa serta masyarakat penerima bantuan

Bupati menyampaikan bahwa berdasarkan pendataan terdapat sekitar 2.800 rumah yang membutuhkan penanganan.

Untuk itu, Pemkab HSU mengalokasikan sekitar Rp20 miliar pada APBD 2026 dengan target memperbaiki 1.000 rumah.

Ditambah dukungan pemerintah pusat dan provinsi, penanganan RTLH tahun 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 1.250 rumah.“Anggaran Rp 20 miliar untuk 1.000 perbaikan rumah tahun ini,” ujar Bupati.

Ia berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya, sehingga secara bertahap jumlah rumah tidak layak huni di HSU dapat dituntaskan.

Ia juga mengapresiasi para pendamping dan pemerintah desa yang telah melakukan pendataan serta membantu memastikan penerima bantuan sesuai dengan sasaran program.“Harapannya agar masyarakat memiliki rumah yang nyaman didiami,” ucapnya.

Bupati meminta proses administrasi dan pembukaan rekening penerima bantuan dapat segera diselesaikan agar pelaksanaan peningkatan kualitas rumah bisa segera berjalan.

Selain program RTLH, Pemkab HSU juga terus mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk rencana pembangunan sumur bor di 55 desa untuk mendukung kebutuhan air masyarakat.