
KAKINEWS.ID, JAKARTA : Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong pemanfaatan Dashboard Indeks Akses Keuangan di Daerah (IKAD) untuk memperkuat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dashboard IKAD menyediakan data akses keuangan terintegrasi di tingkat kabupaten/kota. Data tersebut dapat dimanfaatkan pemerintah pusat dan daerah sebagai dasar perencanaan, perumusan kebijakan, serta pemantauan dan evaluasi program pembangunan.
Airlangga menekankan pentingnya pemanfaatan data IKAD untuk mengidentifikasi kesenjangan akses keuangan di berbagai wilayah. Dengan demikian, kebijakan yang disusun dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing daerah.
“Melalui pemanfaatan Dashboard IKAD, pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat mengidentifikasi kesenjangan akses keuangan dan menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran sesuai karakteristik wilayah,” demikian arah kebijakan yang disampaikan dalam materi tersebut, dalam siaran persnya, Senin (19/10/2026).
Pemanfaatan dashboard ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas inklusi keuangan. Akses terhadap layanan keuangan yang lebih merata diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pemerataan hasil pembangunan.

Dengan tersedianya data akses keuangan yang terintegrasi, pemerintah diharapkan dapat menentukan prioritas program secara lebih efektif dan memastikan manfaat pembangunan ekonomi dirasakan masyarakat di berbagai daerah.








