KAKINEWS.ID Tanjung – Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menginventarisasi kebutuhan dalam penanganan karhutla sesuai petunjuk pelaksana dan teknis dengan mengoptimalkan penggunaan dana bantuan Presiden RI sebesar Rp10 miliar.

Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengatakan, hasil inventarisasi dari pertemuan dengan UPBS sebagai dasar dalam menentukan kebutuhan sarana dan prasarana penanganan Karhutla.

“Hasil inventarisasi disampaikan ke tim anggaran pemerintah daerah untuk mendukung penanganan karhutla,” jelas Noor Rifani, pada Kamis (29/10/2026).

Dukungan penanganan Karhutla ini mulai dari pengadaan truk tangki, mesin pemadam portabel (Alkon), mesin pemadam jinjing dan gendong, alat pelindung diri (APD), operasional BBM, masker hingga ruang oksigen di seluruh Puskesmas serta PSC 119 Tabalong Smart.

Sarana dan operasional pendukung penanganan Karhutla ini mencakup tujuh unit mobil tangki air yang tidak hanya digunakan saat pemadaman kebakaran namun untuk memperkuat kapasitas distribusi dan ketersediaan air.

Selain itu 90 unit mesin pemadam jinjing dan gendong beserta APD untuk mendukung mobilitas dan efektivitas petugas serta relawan dalam melakukan pemadaman kebakaran di lapangan.

Kemudian 90 unit mesin pemadam portabel untuk memperkuat sarana pemompaan dan penyaluran air dalam kegiatan pemadaman Karhutla.

Guna mendukung operasional di lapangan, ada bantuan 17.000 liter BBM yang digunakan untuk menunjang mobilisasi petugas dan kegiatan pemadaman Karhutla.

Pemkab Tabalong juga menyiapkan 5.000 kotak masker yang akan dibagikan ke masyarakat yang diharapkan dapat membantu mengurangi paparan asap akibat Karhutla.

Selain itu, disiapkan juga multivitamin, tetes mata untuk mengatasi keluhan iritasi mata akibat kabut asap, serta obat-obatan asma lengkap dengan alat uap nebulizer serta obat Ventolin bagi warga yang mengalami sesak napas.

Selain itu fasilitas ruang oksigen dan oksigen portabel atau kaleng ukuran 500 gram di 18 Puskesmas dan PSC 119 Tabalong Smart sebagai langkah antisipasi dan penanganan gangguan pernapasan yang dapat terjadi akibat paparan kabut asap.