BERITA UTAMA Pemkab Banjar

Banjir Kabupaten Banjar Kian Meluas, 122 Ribu Warga Terdampak! Status Tanggap Darurat Diperpanjang

Banjir Kabupaten Banjar Kian Meluas, 122 Ribu Warga Terdampak! Status Tanggap Darurat Diperpanjang
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha saat konferensi pers di Aula Mini Barakat, Martapura, Selasa (6/1/2026) sore.(Foto :Istimewa)

 

KAKINEWS.ID, MARTAPURA — Bencana banjir di Kabupaten Banjar terus meluas dan kian mengkhawatirkan. Hingga awal Januari 2026, air telah merendam sembilan kecamatan yang mencakup 121 desa dan kelurahan, berdampak pada 43.469 kepala keluarga atau sekitar 122.353 jiwa, Rabu (7/1/2026).

Tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air sungai meningkat drastis dan memperluas genangan di sejumlah wilayah.

Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar untuk memperpanjang status tanggap darurat bencana banjir hingga 12 Januari 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, menyampaikan bahwa perpanjangan tersebut dilakukan guna memastikan penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak berjalan optimal.

“Intensitas hujan yang sangat tinggi membuat debit air terus meningkat dan genangan semakin meluas. Oleh karena itu, status tanggap darurat kami perpanjang hingga 12 Januari 2026,” ujar Wasis saat konferensi pers di Aula Mini Barakat, Martapura, Selasa (6/1/2026) sore.

Untuk memenuhi kebutuhan para korban banjir, Pemkab Banjar mengoptimalkan pendistribusian bantuan melalui dapur umum resmi yang dikelola bersama Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan dan Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar.

Saat ini, dapur umum telah beroperasi di Kecamatan Sungai Tabuk dan Martapura Barat. Ke depan, Pemkab juga akan menambah dapur umum baru yang berlokasi di Kantor Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar guna melayani Kecamatan Martapura dan wilayah sekitarnya.

Distribusi bantuan dilakukan melalui dua skema utama, yakni:

Pembagian makanan siap saji ke titik-titik pengungsian

Penyaluran bantuan logistik berupa paket sembako oleh BPBD

“Bantuan disalurkan secara rutin melalui kolaborasi antara Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, jajaran SOPD, relawan, serta berbagai elemen masyarakat,” tambah Wasis.

Pemkab Siapkan Rp10 Miliar untuk Penanganan Bencana

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudi Andrea, yang memimpin konferensi pers tersebut, mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi membantu penanggulangan banjir.

“Kami berharap dukungan aktif dari media, instansi terkait, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh masyarakat untuk bergotong royong menangani bencana ini,” katanya.

Yudi juga mengungkapkan bahwa Pemkab Banjar telah menyiapkan anggaran Rp10 miliar dari Belanja Tidak Terduga (BTT), di luar anggaran yang tersedia di masing-masing OPD.

“Pemda tidak kekurangan anggaran. Dengan perubahan status kebencanaan ini, kita juga dapat membuka akses bantuan dari pemerintah provinsi dan pusat. Insya Allah anggaran ter-cover,” tegasnya.

Ia memastikan, pendistribusian logistik terus dievaluasi agar bantuan tidak menumpuk di satu titik dan dapat merata ke seluruh wilayah terdampak.

“Kami berkomitmen untuk terus memperbarui data, mempercepat distribusi bantuan, serta memastikan masyarakat terdampak memperoleh perlindungan dan pelayanan maksimal selama masa tanggap darurat,” pungkas Yudi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *