
KAKINEWS.ID, Jakarta-Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi pada Kamis (8/10/2026) pukul 18.28 WIB. Saat laporan dibuat, aktivitas erupsi masih berlangsung.
Pengamat Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Muhammad Dika Nurzaman, mengatakan erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung hingga laporan tersebut disusun.
“Pada saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” ujar Muhammad Dika Nurzaman,Kamis (8/10/2026).
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian karena gunung api tersebut berada di kawasan Selat Sunda. Masyarakat dan wisatawan di sekitar kawasan diminta mengikuti informasi serta rekomendasi resmi dari PVMBG.
Pada 5 Oktober 2026, Gunung Anak Krakatau tercatat 4 kali letusan dalam laporan pengamatan periode 00.00–24.00 WIB.
Gunung Anak Krakatau mulai mengalami aktivitas erupsi pada 1927 ketika tubuh gunung api tersebut masih berada di bawah permukaan laut. Gunung ini kemudian muncul ke permukaan pada 1929.








