KAKINEWS.ID, BANJARMASIN — Operasi penyelaman untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 dihentikan sementara setelah tim penyelam memaksimalkan pencarian di bagian-bagian kapal yang masih dinilai aman untuk dimasuki.

Memasuki hari ke-20 operasi SAR, pencarian kini dioptimalkan melalui penyisiran, termasuk di wilayah pesisir Kalimantan Tengah. Hingga Jumat (2/10/2026), masih terdapat 55 korban yang belum ditemukan.

Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, Bram Madya Temara, mengatakan penghentian sementara penyelaman bukan berarti metode bawah air tidak lagi menjadi bagian dari operasi.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah tim penyelam melakukan pencarian secara maksimal di sejumlah titik aman di sekitar badan kapal.

“Untuk penyelaman sendiri itu bukan tidak jadi prioritas, namun sedang dievaluasi, karena penyelam sudah maksimal melakukan pencarian di spot-spot yang aman, jadi masih dievaluasi dahulu,” ujar Bram, Jumat (2/10/2026) malam.

Penyelam Sudah Masuk Lorong hingga Ruang Parkir

Bram menjelaskan, selama dua hari terakhir tim penyelam telah menyisir bagian dalam badan kapal, termasuk area yang cukup dalam.

Pencarian bahkan dilakukan hingga ke lorong-lorong dan ruang parkir kapal.

Namun, penyelaman tersebut belum kembali menemukan korban.

“Karena kalau masuk terlalu dalam itu sudah tidak aman, bisa membahayakan penyelam itu sendiri,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, tim penyelam untuk sementara ditarik kembali ke Banjarmasin sambil menunggu hasil evaluasi mengenai kelanjutan operasi bawah air.

55 Korban Masih Dicari

Di tengah evaluasi penyelaman, pencarian korban tetap dilakukan melalui penyisiran wilayah perairan dan pesisir, termasuk di Kalimantan Tengah.

Hingga hari ke-20, sebanyak 108 orang telah ditemukan dalam kondisi selamat.

Sementara itu, 80 korban ditemukan meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, 63 korban telah teridentifikasi, sedangkan 17 lainnya masih dalam proses identifikasi.

Dengan total 243 orang dalam data manifes, masih terdapat 55 korban yang belum ditemukan.⁸

Sejumlah korban yang telah teridentifikasi juga mulai dipulangkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Sebagian lainnya masih menunggu proses identifikasi dan konfirmasi keluarga.

Nasib Operasi SAR Menunggu Evaluasi

Masa perpanjangan operasi SAR yang berjalan saat ini berakhir pada Sabtu (3/10/2026).

Bram mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah operasi pencarian akan kembali diperpanjang atau dihentikan setelah masa tersebut berakhir.

Keputusan akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi dan perkembangan pencarian.

“Untuk kemungkinan diperpanjang atau tidak itu tergantung hasil evaluasi besok, karena masih ada satu hari lagi besok. Dimaksimalkan pencarian besok,” ujarnya.

Artinya, satu hari terakhir masa operasi menjadi kesempatan bagi Tim SAR Gabungan untuk kembali memaksimalkan pencarian sebelum keputusan mengenai kelanjutan operasi ditetapkan.