
KAKINEWS.ID, Paser: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, dengan luas lahan terdampak mencapai sekitar 4,64 hektare.
Karhutla melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Paser. Lokasi terdampak berada di Desa Tepian Batang, Desa Tapis dan Desa Sungai Tuak, Kecamatan Tanah Grogot.
Selain itu, kebakaran juga terjadi di Desa Laburan, Kecamatan Pasir Belengkong.
Petugas gabungan melakukan penanganan untuk mencegah api meluas ke wilayah lainnya. Setelah dilakukan pemadaman, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Masyarakat di wilayah Kabupaten Paser diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat kondisi cuaca kering.
BNPB belum merinci nilai kerugian materiil akibat karhutla yang berdampak pada sekitar 4,64 hektare lahan di Kabupaten Paser.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengimbau seluruh unsur meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah maupun kering.
“BNPB mengimbau seluruh unsur untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah maupun kering melalui penguatan pemantauan dan deteksi dini terhadap banjir, cuaca ekstrem, kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan,” kata Berton. Dalam siaran pers BNPB, Jumat (14/8/2026).
Berton juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca, menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan pembakaran lahan.
Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah, BPBD, BMKG dan instansi terkait. Kesiapsiagaan serta respons cepat diperlukan untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana.







