KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Pemadaman listrik bergilir yang kembali terjadi di Kota Banjarmasin memicu banyak keluhan masyarakat. Durasi pemadaman yang mencapai lima hingga enam jam membuat Pemerintah Kota Banjarmasin turun langsung meminta penjelasan kepada PLN.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mendatangi Kantor PT PLN UP3 Banjarmasin, Senin (27/7/2026), atas instruksi Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR.

Ichrom mengatakan, kedatangannya dilakukan setelah banyak masyarakat menyampaikan keluhan melalui pesan langsung maupun WhatsApp kepada jajaran Pemko Banjarmasin.

“Atas instruksi Pak Wali Kota, saya menindaklanjuti banyaknya DM dan pesan WhatsApp yang diterima pimpinan. Banyak keluhan masyarakat atas pemadaman listrik ini,” ujar Ichrom usai bertemu Manager PLN UP3 Banjarmasin.

Dalam pertemuan tersebut, PLN menjelaskan pemadaman bergilir terjadi akibat berkurangnya pasokan daya menyusul gangguan dan pemeliharaan sejumlah pembangkit.

Sementara itu, sistem kelistrikan Kota Banjarmasin menerima distribusi listrik dari jaringan PT PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng).

Pemko Banjarmasin menilai masyarakat berhak memperoleh pelayanan kelistrikan yang andal. Karena itu, PLN diminta segera menuntaskan kendala teknis agar dampak pemadaman berkepanjangan tidak terus dirasakan warga.

Selain percepatan penanganan, Pemko juga meminta PLN lebih terbuka memberikan informasi kepada masyarakat.

“Kami juga meminta agar penyebab gangguan, wilayah terdampak, dan estimasi waktu pemulihan disampaikan secara terbuka sehingga masyarakat bisa mempersiapkan diri. Itu pesan yang diminta Pak Wali Kota untuk kami sampaikan kepada PLN,” tegas Ichrom.

Menurutnya, keterbukaan informasi penting agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas selama pemadaman berlangsung, termasuk pelaku usaha yang terdampak gangguan pasokan listrik.

Pemko berharap PLN dapat segera memperbaiki kondisi sistem kelistrikan sehingga pemadaman bergilir tidak lagi menjadi keluhan berulang bagi masyarakat Banjarmasin.