KAKINEWS.ID, Jakarta: Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus diperluas untuk mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sekaligus memperkuat upaya deteksi dini penyakit.

Hingga awal Oktober 2026, lebih dari 105 juta penduduk telah mengikuti program CKG. Layanan tersebut telah menjangkau 514 kabupaten/kota dengan dukungan 10.318 Puskesmas di berbagai daerah.

Program CKG menyasar sekitar 230 juta penduduk, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,6 triliun untuk pelaksanaan program tersebut.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, CKG merupakan salah satu upaya pemerintah menjaga masyarakat tetap sehat, bukan hanya memberikan pengobatan ketika sudah mengalami sakit.

“Cek kesehatan gratis adalah salah satu program yang intinya ingin menjaga agar masyarakat kita tetap sehat. Jangan hanya mengobati pada saat sakit. Kalau bisa jangan sampai sakitlah,” ujar Budi.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara rutin penting dilakukan masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan lebih awal.

“Nah, untuk itu kita harus rajin memeriksa kondisi kesehatan kita,” katanya.

Melalui CKG, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara lebih tepat.

Pemerintah terus mendorong pemanfaatan program tersebut agar semakin banyak masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.