Pemkab Banjar Polri

Polda Kalsel Siagakan Dapur Lapangan dan Water Treatment, Salurkan 4.000 Porsi Makanan per Hari

Polda Kalsel Siagakan Dapur Lapangan dan Water Treatment, Salurkan 4.000 Porsi Makanan per Hari
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan meninjau operasional dapur lapangan dan unit water treatment Polda Kalsel untuk warga terdampak banjir di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar.(Foto : Istimewa)

KAKINEWS.ID,  MARTAPURA – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bergerak masif dalam menangani krisis kebutuhan dasar warga terdampak banjir di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar. Fokus utama kepolisian saat ini adalah memastikan ketersediaan pangan dan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa pihaknya secara rutin meninjau langsung operasional bantuan kemanusiaan untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal.

Sejak 17 hari terakhir, Polda Kalsel telah mengerahkan Kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap) serta unit Water Treatment guna menjawab kebutuhan konsumsi dan sanitasi di wilayah terdampak banjir.

“Kami sudah menurunkan personel dan sarana pendukung sejak awal banjir. Dapur lapangan setiap hari memproduksi sekitar 3.500 hingga 4.000 porsi makanan siap saji untuk warga di pengungsian maupun masyarakat sekitar,” jelas Kapolda Kalsel saat meninjau lokasi, Sabtu (17/01/2026).

Selain pemenuhan kebutuhan pangan, persoalan air bersih yang kerap menjadi masalah utama saat banjir juga diatasi melalui unit Water Treatment. Fasilitas tersebut mampu memproduksi hingga 6.000 liter air bersih per hari untuk kebutuhan masyarakat.

“Kita bisa melihat langsung air hasil pengolahan ini dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini sangat krusial karena di tengah kondisi banjir, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat terbatas,” tambahnya.

Di samping upaya kemanusiaan, Kapolda Kalsel menegaskan bahwa aspek keamanan tetap menjadi prioritas. Personel dari Polsek Martapura Barat dan Polres Banjar diinstruksikan untuk melakukan patroli rutin di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga akibat mengungsi.

“Patroli keamanan terus kami laksanakan. Kami ingin memastikan rumah-rumah warga yang kosong tetap aman dari potensi tindak kriminal, sehingga masyarakat yang mengungsi dapat merasa tenang,” tegas Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.

Polda Kalsel memastikan dukungan kemanusiaan, mulai dari logistik hingga pengamanan wilayah, akan terus diberikan hingga kondisi di Kecamatan Martapura Barat benar-benar pulih dan warga dapat kembali beraktivitas secara normal.

Sinergi antara pemenuhan kebutuhan dasar dan pengamanan wilayah tersebut diharapkan mampu meminimalisir dampak fisik maupun psikologis bagi masyarakat yang terdampak banjir berkepanjangan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *