
Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Rapat Evaluasi Progres dan Percepatan Kegiatan sebagai upaya memperkuat pengendalian pembangunan daerah di Aula Barakat Martapura, Selasa (19/5/2026).(Foto RSB)
KAKINEWS, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat langkah percepatan pembangunan agar seluruh program dan kegiatan berjalan sesuai target. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Evaluasi Progres dan Percepatan Kegiatan Periode 30 April 2026 yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Banjar, H. Yudi Andrea, di Aula Barakat Martapura, Selasa (19/5/2026) pagi.
Kegiatan yang diinisiasi Bagian Administrasi Pembangunan (Adpem) Setda Banjar itu turut dihadiri Plt Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Kabag Adpem, serta seluruh Kepala Sub Bagian Perencanaan dari masing-masing perangkat daerah.
Dalam arahannya, Yudi Andrea menyampaikan bahwa evaluasi rutin ini merupakan bagian penting dalam implementasi Peraturan Bupati Banjar Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah. Regulasi tersebut menjadi pedoman untuk memantau capaian pembangunan, baik dari sisi realisasi fisik maupun keuangan di lingkungan Pemkab Banjar.
“Pengendalian dan evaluasi pembangunan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi langkah penting untuk memastikan setiap anggaran yang dikelola benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Data yang akurat, tepat waktu, dan terukur sangat dibutuhkan dalam mendukung pengambilan kebijakan yang efektif,” ujar Yudi.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan yang optimal seiring meningkatnya dinamika pembangunan di Kabupaten Banjar. Menurutnya, seluruh perangkat daerah diminta menyampaikan Rekap Laporan Realisasi Fisik dan Keuangan serta Data Pelaksanaan Paket Pekerjaan dengan isian data sampai 30 April 2026 secara objektif, transparan, dan sesuai kondisi lapangan.

“Seluruh perangkat daerah diharapkan dapat menyusun dan menyampaikan data dengan baik agar proses evaluasi berjalan maksimal dan mampu menjadi dasar dalam menentukan langkah percepatan pembangunan berikutnya,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Sekda Banjar menegaskan bahwa validitas data dari setiap instansi akan menjadi acuan penting dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan anggaran, baik untuk tahun berjalan maupun periode selanjutnya.
“Forum ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif, dan berorientasi pada hasil pembangunan,” pungkasnya.






Tinggalkan Balasan