
KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR menegaskan pentingnya pemberdayaan warga binaan agar memiliki keterampilan dan kesiapan hidup mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Program Penyaluran Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pelita Warna” di Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Selasa (19/05).
Menurut Yamin, pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak cukup hanya menjalankan hukuman, tetapi juga harus menjadi ruang pembentukan karakter dan peningkatan kemampuan diri.
“Tantangan setelah bebas bukan sekadar mendapatkan kebebasan, tetapi bagaimana bisa kembali diterima masyarakat dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri,” katanya.
Ia menilai program bantuan dan pendampingan seperti Pelita Warna sangat penting dalam membangun rasa percaya diri warga binaan untuk memulai kehidupan baru secara positif.

Wali Kota juga berpesan agar seluruh warga binaan memiliki tekad kuat untuk berubah dan terus mengembangkan kemampuan diri selama menjalani proses pembinaan.
“Bantuan dan pendampingan ini akan lebih berarti apabila disertai kemauan kuat untuk berubah dan konsistensi untuk terus berkembang,” tambahnya.
Program Pelita Warna sendiri merupakan bentuk kepedulian sosial PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional Kalimantan dalam mendukung kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
Melalui program tersebut, diharapkan warga binaan dapat memiliki keterampilan yang bermanfaat sehingga lebih siap kembali ke tengah masyarakat secara produktif dan mandiri.






Tinggalkan Balasan