KAKINEWS, BANJARMASIN – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan, Bambang Heri Purnama, mengambil langkah cepat dengan membiayai pemulangan 36 jemaah umrah asal Kalimantan Selatan yang terlantar di Arab Saudi. Seluruh biaya tiket kepulangan para jemaah ditanggung menggunakan dana pribadi sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.

Langkah tersebut diambil setelah Bambang mengetahui puluhan jemaah belum dapat kembali ke Indonesia lantaran diduga penyelenggara perjalanan umrah mengalami kendala keuangan, sehingga proses kepulangan mereka tertunda.

Berkat bantuan tersebut, sebanyak 36 jemaah dijadwalkan bertolak dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, menuju Banjarmasin setelah seluruh proses pemesanan tiket rampung. Tim yang berada di Arab Saudi juga terus melakukan koordinasi agar keberangkatan seluruh jemaah berjalan sesuai jadwal.

Bambang menegaskan, bantuan yang diberikan murni didasari rasa kemanusiaan. Menurutnya, para jemaah telah menyelesaikan rangkaian ibadah sehingga sudah sepatutnya dapat kembali ke Tanah Air dengan aman tanpa harus menunggu kepastian yang berlarut-larut.

“Saya tidak ingin para jemaah terlalu lama terlantar di Arab Saudi. Mereka datang untuk beribadah dan sudah seharusnya bisa kembali ke Tanah Air dengan aman. Karena itu, saya berinisiatif membantu proses pemulangan mereka menggunakan dana pribadi sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan,” ujar Bambang.

Politikus asal Kalimantan Selatan itu juga menilai peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius semua pihak, terutama dalam pengawasan penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali dialami masyarakat.

“Peristiwa ini harus menjadi evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan masyarakat lebih terlindungi,” katanya.

Bambang menjelaskan, saat ini dirinya memang berada di Arab Saudi bersama keluarga dalam rangka perjalanan pribadi sejak 24 Juli hingga 5 Agustus 2026. Keberadaannya di lokasi membuat proses koordinasi dengan berbagai pihak dapat dilakukan lebih cepat sehingga pemulangan para jemaah segera memperoleh kepastian.

Ia pun berharap seluruh jemaah dapat tiba di Banjarmasin dalam keadaan sehat dan selamat. Di sisi lain, Bambang mendorong pihak berwenang mengusut penyebab keterlantaran puluhan jemaah tersebut, termasuk memberikan perlindungan hukum kepada para korban apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap biro perjalanan umrah agar masyarakat memperoleh jaminan keamanan dan kepastian pelayanan sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.