Kakinews, Banjarbaru – Di tengah kesibukannya mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan IV Tahun 2026 di Jakarta, Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, tetap memberikan perhatian terhadap perkembangan dan kondisi Kota Idaman.

Hingga Rabu (9/9/2026), Wali Kota Lisa Halaby masih mengikuti rangkaian KPPD yang berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta.

Meski berada di luar daerah, dirinya tetap memantau perkembangan pemerintahan serta berbagai persoalan yang terjadi di Kota Banjarbaru. Koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kota Banjarbaru juga terus dilakukan, termasuk memberikan arahan kepada perangkat daerah agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Saya selalu memantau keadaan dan urusan Banjarbaru. Apa yang terjadi di daerah, terutama aspirasi dan kebutuhan masyarakat, tetap menjadi perhatian saya,” tegasnya.

Menurutnya, jarak bukan alasan untuk mengurangi perhatian terhadap masyarakat. Keikutsertaan dalam KPPD justru menjadi kesempatan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, yang nantinya dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta menjawab berbagai tantangan pembangunan di Banjarbaru.

“Keberadaan saya di Jakarta bukan berarti perhatian terhadap Banjarbaru berkurang. Pemerintahan tetap harus berjalan, pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas, dan setiap persoalan yang muncul harus segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia juga meminta jajaran SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru untuk terus bekerja secara responsif dan tidak menunggu persoalan berkembang sebelum mengambil langkah penyelesaian.

“Saya terus berkoordinasi dengan jajaran di daerah. Saya minta setiap perangkat daerah peka terhadap kondisi masyarakat, cepat merespons persoalan, dan memastikan setiap program serta pelayanan benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.

KPPD Angkatan IV Tahun 2026 menjadi salah satu forum strategis dalam meningkatkan kapasitas dan wawasan para pimpinan daerah. Keikutsertaan Wali Kota Lisa Halaby dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas perspektif kepemimpinan dalam menghadapi dinamika pemerintahan dan pembangunan yang semakin kompleks.

Melalui KPPD, para kepala daerah memperoleh ruang untuk memperdalam pemahaman mengenai berbagai tantangan strategis yang dihadapi daerah, mulai dari aspek pemerintahan, sosial, ekonomi, keamanan, lingkungan, hingga dinamika nasional dan global yang dapat berdampak terhadap kehidupan masyarakat. (Yds/MedCenBJB)