
KAKINEWS.ID, BANJARMASIN — Pemerintah Kota Banjarmasin mengusulkan pembangunan jaringan pipa air baku sepanjang kurang lebih 9,3 kilometer sebagai solusi jangka panjang menghadapi persoalan pasokan air bersih saat musim kemarau.
Usulan tersebut dibahas dalam audiensi Pemko Banjarmasin bersama PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda) dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air di Jakarta Selatan, Jumat (11/9/2026).
Audiensi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar yang mewakili Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, bersama Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih Zulbadi dan Direktur Umum dan Pemasaran Hj. Yulia Riana Sari.
Salah satu usulan yang dibahas yakni pembangunan jaringan pipa berdiameter 1.200 milimeter dari kawasan Sungai Tabuk menuju sistem intake PT Air Minum Bandarmasih.
Jaringan tersebut diharapkan dapat mengambil sumber air yang berada lebih ke hulu sehingga pengaruh masuknya air laut terhadap sumber air baku dapat dikurangi.

Selama musim kemarau, kondisi air baku dan masuknya air laut ke wilayah intake menjadi salah satu persoalan yang berdampak terhadap pelayanan air bersih. Distribusi air bahkan mengalami penurunan hingga 40–60 persen di sejumlah wilayah pelayanan.
Sebagai penanganan sementara, PT Air Minum Bandarmasih telah mendistribusikan air menggunakan mobil tangki dan memasang 27 tandon berkapasitas 3.000 liter untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Namun, Pemko Banjarmasin mendorong adanya solusi permanen agar persoalan serupa tidak terus terjadi setiap musim kemarau.
Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR berharap usulan pembangunan jaringan pipa tersebut mendapat persetujuan dan dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Pemko Banjarmasin juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar usulan tersebut dapat disetujui dan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sistem penyediaan air baku untuk Kota Banjarmasin.
Dengan dukungan pemerintah pusat, pembangunan jaringan pipa tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pasokan air baku sekaligus menjaga pelayanan air bersih bagi masyarakat Banjarmasin dalam jangka panjang.





