
KAKINEWS.ID, BANJARMASIN – Sebanyak 69 korban KM Virgo Transport 8 masih dinyatakan hilang hingga Senin (28/9/2026). Tim SAR gabungan kini mendorong operator kapal untuk segera melakukan operasi salvage atau pengangkatan bangkai kapal yang tenggelam di dasar Laut Jawa.
Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan pengangkatan bangkai kapal diperlukan untuk membuka akses pencarian di bagian-bagian kapal yang sulit dijangkau penyelam.
Keterbatasan jarak pandang serta kondisi ruang di dalam badan kapal menjadi kendala dalam proses penyisiran. Sejumlah area juga sulit dimasuki dengan peralatan penyelaman yang tersedia.
Dengan bangkai kapal diangkat, tim SAR diharapkan dapat melakukan pemeriksaan dan penyisiran secara lebih menyeluruh terhadap bagian kapal yang diduga masih berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
Selain untuk pencarian, proses salvage juga diperlukan untuk mengetahui kondisi fisik KM Virgo Transport 8 setelah mengalami kecelakaan.

Berdasarkan pemutakhiran data Basarnas hingga Senin (28/9/2026), KM Virgo Transport 8 tercatat membawa 243 orang dalam manifes.
Sebanyak 174 orang telah ditemukan, terdiri dari 108 korban selamat dan 71 korban meninggal dunia. Sementara 64 orang lainnya masih dalam pencarian.
Di tengah pencarian tersebut, proses evakuasi korban yang telah ditemukan juga terus dilakukan. Terbaru, tujuh jenazah yang ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah dievakuasi menuju Banjarmasin menggunakan dua helikopter Basarnas.
Ketujuh jenazah dibawa menggunakan helikopter Dauphin HR-3604 dan HR-3601 untuk selanjutnya menjalani proses identifikasi oleh tim DVI.
Operasi SAR masih difokuskan pada pencarian korban di sekitar lokasi tenggelamnya kapal serta penyisiran wilayah perairan dan pesisir yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban.








