
KAKINEWS.ID, Jakarta – Pariwisata Indonesia menunjukkan kinerja positif di tengah tantangan global. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 10,58 juta kunjungan selama Januari hingga Agustus 2026, tumbuh 5,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan potensi sektor pariwisata Indonesia yang masih kuat dalam menarik wisatawan asing sekaligus membuka peluang usaha dan investasi di berbagai daerah.
Pemerintah terus memperkuat ekosistem pariwisata melalui sejumlah langkah strategis, mulai dari pemberian stimulus ekonomi, peningkatan konektivitas, pengembangan keterampilan tenaga kerja, hingga inovasi produk wisata yang kreatif dan kompetitif.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri, potensi alam serta kekayaan budaya Indonesia diharapkan semakin mampu menarik wisatawan. Upaya tersebut juga ditujukan untuk memperluas peluang usaha dan investasi, sekaligus menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat.
Pemerintah menilai penguatan sektor pariwisata perlu dilakukan secara berkelanjutan agar manfaat pertumbuhan kunjungan wisatawan dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
“Melalui kolaborasi Pemerintah dan pelaku industri, potensi alam dan budaya Indonesia diharapkan semakin mampu menarik wisatawan, memperluas peluang usaha dan investasi, serta menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat,” demikian keterangan dalam publikasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Dengan capaian pertumbuhan tersebut, sektor pariwisata diharapkan terus menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional melalui peningkatan aktivitas usaha, investasi, dan penyerapan tenaga kerja.








