PEMILAHAN SAMPAH ORGANIK – Ember pemilahan sampah organik rumah tangga yang disediakan PT Borneo Indobara (BIB) sebagai bentuk dukungan terhadap program pengelolaan sampah bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan. (foto: istimewa)

KAKI.News, BANJARBARU– PT Borneo Indobara (BIB) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut dilakukan melalui kolaborasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan dalam program pemilahan sampah organik rumah tangga.

Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mulai mengelola sampah sejak dari sumbernya, yakni dari lingkungan rumah tangga.

Dengan pemilahan sejak awal, diharapkan volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) dapat berkurang.

Dept Head Environment Rehabilitation & Compliance PT Borneo Indobara, Yudha Hadiyanto Eka Saputra mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, PT Borneo Indobara telah menyediakan sebanyak 2.500 ember pemilahan sampah organik serta 20 unit drum yang digunakan sebagai sarana pendukung.

Menurutnya, langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk lebih mudah melakukan pemilahan sampah, khususnya sampah organik yang berasal dari sisa makanan, sayur, buah, maupun daun kering.

Di Kalimantan Selatan sendiri, program ini dinilai menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah yang terus berkembang.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dengan mulai memilah sampah dari rumah.

Melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat, pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan diharapkan dapat terwujud serta memberikan dampak positif bagi kebersihan lingkungan di daerah.

Upaya tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik yang bisa diterapkan di berbagai daerah lain di Indonesia dalam rangka menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.