KAKINES.ID Banjarmasin – Didasari atas status sebagai salah satu penyumbang atlet terbesar yang berkiprah di kancah nasional, maka Provinsi Kalsel dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pembinaan olahraga elektronik atau esports di Indonesia.

Semua disampaikan Ketua Indonesia Esports Association (IESPA) Kalsel, HM Syaripuddin, usai dirinya terpilih kembali secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IESPA Kalsel yang digelar di Banjarmasin, Sabtu (14/3/2026).

Ia menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan periode baru adalah memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara pengurus daerah dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kita perlu berkolaborasi agar olahraga esports ini bisa dikenal lebih luas. Apalagi banyak atlet asal Kalsel yang telah menyumbang prestasi di cabang olahraga ini,” ujarnya.

Selain pengembangan prestasi,  bertekad untuk membenahi tata kelola organisasi agar lebih profesional dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Menurut Syaripuddin ada beberapa poin penting dalam agenda kerja IESPA Kalsel yakni penguatan 9 cabang di Kalsel.

Selain itu, pengurus cabang di kabupaten/kota didorong untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di wilayah masing-masing.

Lanjutnya mengingat tingginya minat atlet lokal, standardisasi pelatihan menjadi kunci agar Kalsel tetap menjadi lumbung atlet esports berprestasi.