
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta (Foto: Dok Kakinews.id)
Jakarta, Kakinews.id – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mengapresiasi langkah Kementerian Luar Negeri RI yang ikut menandatangani Pernyataan Bersama Para Menteri Luar Negeri yang secara tegas menolak pengakuan sepihak Israel terhadap wilayah Republik Federal Somalia.
Menurut Sukamta, sikap diplomatik tersebut mencerminkan konsistensi dan keteguhan politik luar negeri Indonesia dalam menjunjung tinggi prinsip kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta penghormatan terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
“Posisi Indonesia dalam pernyataan bersama ini sepenuhnya sejalan dengan kepentingan nasional dan komitmen global Indonesia. Indonesia dengan tegas menolak segala bentuk legitimasi terhadap agenda separatisme yang berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi stabilitas kawasan maupun tatanan internasional,” kata Sukamta di Jakarta, Sabtu, 10 Januari 2026.
Ia menilai, keputusan Indonesia untuk berdiri bersama para Menteri Luar Negeri dari Yordania, Mesir, Aljazair, Iran, Palestina, Arab Saudi, Turki, Somalia, serta negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam lainnya merupakan wujud nyata solidaritas internasional dalam menjaga prinsip keutuhan wilayah negara.

Sukamta menegaskan, Pernyataan Bersama negara-negara OKI tersebut dengan jelas menolak pengakuan sepihak Israel atas wilayah “Somaliland” di Somalia, mengecam keras kunjungan ilegal pejabat Israel ke wilayah itu pada 6 Januari 2026, serta menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan Somalia dan norma hukum internasional.
Selain itu, ia mendorong Kemlu RI untuk terus mengambil peran yang lebih proaktif dan konstruktif, khususnya melalui penguatan prinsip keutuhan wilayah Somalia di berbagai forum multilateral dan mekanisme hukum internasional.
Menurutnya, konsolidasi sikap negara-negara anggota OKI serta dukungan aktif di Majelis Umum PBB menjadi langkah krusial guna memastikan norma keutuhan wilayah negara tetap dihormati dan ditegakkan secara konsisten.
Sukamta pun menyatakan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Indonesia agar tetap berada di garda terdepan dalam membela kedaulatan negara, menolak separatisme, dan menegakkan hukum internasional.
“Diplomasi Indonesia harus terus konsisten dan berbasis hukum internasional, demi menjaga stabilitas Afrika Timur, mengamankan jalur perdagangan internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai penjaga norma global dan jembatan dialog internasional,” pungkasnya.








Tinggalkan Balasan