Rakor Pengedalian Banjir “di Banua Anam”

KAKINEWS.ID AmuntaiI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama enam kabupaten menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) rencana pengendalian banjir kawasan Banua Enam di aula Dr KH Idham Chalid Amuntai, Rabu (11/2/2026). Demi memperoleh kesepakatan dan mewujudkan program kerjasama antardaerah dalam penanganan banjir di Provinsi Kalimantan Selatan.
Rakor melibatkan Pemerintah Provinsi Kalsel, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, kepala daerah se Banua Anam meliputi Pemerintah Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Balangan, Tabalong, dan Hulu Sungai Utara (HSU), anggota DPRD HSU, unsur Forkopimda dan SKPD di lingkungan Pemkab HSU serta pihak-pihak terkait lain.
?Kepala Bappeda Kalsel, Suprapti Tri Astuti, mengatakan rakor bertujuan untuk mengumpulkan strategi, menyamakan persepsi, visi dan misi, membuat rencana aksi secara bersama-sama dalam penanganan banjir di wilayah Banua Anam.
”Penanganan banjir itu harus kita kerjakan secara bersama dalam pengendalian banjir dari kesiapan perencanaan, sampai dengan pembagian kegiatan fisik yang dikerjakan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kemudian pemerintah kabupaten di Banua Anam,” katanya.
?Bupati HSU H Sahrujani mengatakan bahwa bila melihat kondisi banjir yang selama ini terjadi, melalui Rakor diharapkan dapat menyatukan persepsi dan langkah bersama dalam penanggulangan bencana banjir.
”Kegiatan ini kita lakukan untuk anak cucu kita pada masa yang akan datang, karenanya perlu kita tekankan bersama,” kata Bupati Sahrujani.
?Menurut Sahrujani, perlu kerjasama antara pemerintah kabupaten se Banua Anam dan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam pengendalian banjir harus segera terealisasi.
?Sementara saat membuka rakor, Gubernur Kalsel H Muhidin menekankan bahwa sangat penting bagi pemangku kepentingan untuk bersama menanggulangi banjir dengan berbagai cara, salah satunya menghindari pendangkalan sungai dan penyempitan daerah aliran sungai.



