KAKINEWS.ID, BANJARMASIN — Proses seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin kembali mengalami dinamika. Salah satu kandidat yang sebelumnya mengikuti tahapan seleksi dikabarkan memilih mundur pada fase akhir penjaringan.

Keputusan tersebut membuat persaingan menuju kursi jabatan tertinggi di kalangan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Banjarmasin kini menyisakan sejumlah nama kandidat lainnya yang masih bertahan hingga tahap akhir.

Informasi mundurnya peserta seleksi itu dibenarkan Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Muhammad Amin. Ia mengatakan pengunduran diri disampaikan secara resmi oleh peserta bersangkutan kepada panitia.

“Yang bersangkutan menyampaikan surat pengunduran diri dari proses seleksi,” ujarnya.

Meski demikian, panitia memastikan proses seleksi tetap berjalan sesuai tahapan dan ketentuan yang berlaku. Seleksi terbuka Sekda Banjarmasin sendiri telah memasuki tahap akhir sebelum nantinya nama kandidat diserahkan kepada kepala daerah.

Seleksi tersebut sebelumnya diikuti sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, termasuk para kepala dinas dan camat yang dinilai memenuhi syarat administrasi maupun kompetensi.

Panitia seleksi menegaskan seluruh proses dilakukan secara transparan dengan mempertimbangkan aspek kompetensi, rekam jejak, integritas, hingga kemampuan manajerial peserta.

Posisi Sekda Kota Banjarmasin sendiri menjadi salah satu jabatan strategis karena berperan dalam koordinasi pemerintahan, pelayanan publik, hingga penguatan birokrasi di lingkungan pemerintah kota.