
KAKINEWS.ID, JAKARTA — Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea resmi mundur dari posisi kuasa hukum mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Keputusan tersebut disampaikan Hotman ketika perkara yang menjerat Febrie tengah menjadi sorotan publik. Febrie diketahui menghadapi perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait kasus ASABRI.
Hotman mengaku telah menyampaikan pengunduran dirinya kepada Febrie sejak dua hari lalu. Namun, Febrie disebut masih meminta Hotman untuk tetap mendampinginya selama beberapa hari ke depan.
“Jadi atas dasar pertimbangan itulah saya sudah dari dua hari lalu sudah kasih tahu ke klien saya, sekarang jadi mantan, Febrie dan Jampidsus, saya mengundurkan diri,” kata Hotman saat ditemui di RS Medistra, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).
Hotman menyebut kondisi kesehatan sebagai alasan utama di balik keputusannya. Ia mengaku khawatir kondisi tubuhnya semakin memburuk apabila terus memaksakan diri menangani perkara Febrie.

“Mengundurkan diri, sudah ngomong dari dua hari lalu, tapi beliau mengimbau kalau bisa beberapa hari lagi. Tapi kalau otak saya terus mikir dan badan begini, aku takut makin parah,” ujar Hotman.
Ia mengungkapkan, dirinya telah dirujuk untuk menjalani pengobatan di Singapura dan berencana berangkat pada Jumat (24/7/2026).
“Saya sudah dua hari mengabari beliau, ya tapi beliau mengatakan waktunya yang tepat dia coba dikirim. Tapi kalau begini, gue nggak bisa lagi karena dokter Singapura pun sudah marah-marah kenapa you kerja,” tuturnya.
Mundurnya Hotman terjadi setelah dirinya tampil cukup vokal dalam membela Febrie. Dalam sejumlah pernyataannya, Hotman bahkan terlibat kontroversi saat menyampaikan pembelaan terhadap kliennya.
Salah satu pernyataan yang menuai sorotan adalah ucapan “Lu punya otak nggak?” yang dilontarkan Hotman kepada wartawan dalam konferensi pers terkait perkara Febrie.
Ucapan tersebut kemudian berbuntut laporan ke polisi. Hotman juga mendapat kecaman dari berbagai pihak dan sempat menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya.
Kini, setelah Hotman menyatakan mundur, Febrie harus menghadapi proses hukum dengan kuasa hukum baru. Pengunduran diri pengacara kontroversial tersebut menambah dinamika dalam perkara yang membelit mantan pejabat tinggi Kejaksaan Agung itu.
Perkara Febrie sendiri masih menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan korupsi dan TPPU.
Dengan mundurnya Hotman Paris, publik kini menanti siapa sosok pengacara yang akan mengambil alih pendampingan hukum Febrie serta bagaimana strategi pembelaan baru akan menghadapi proses hukum yang tengah berjalan.







