Kalimantan KitaKalimantan Kita

Kalimantan Kita

Langkah Konkret Inspirasi Bangsa

  • Beranda
  • Live
  • POLITIK

    BERITA TERBARU

    Ketua DPR RI Puan Desak Pemerintah Bongkar Tuntas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

    Komisi V DPR Desak Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 Tak Dihentikan Sebelum Kapal Disisir Total

    KM Virgo Tenggelam, Gubernur Kalsel: Evaluasi Keselamatan Transportasi Laut

  • Hukum

    BERITA TERBARU

    Bos Maktour Klaim US$500 Ribu Bukan Uang Haji, Jaksa Bongkar Aliran Dana Perkara Kuota Haji

    KPK Periksa Direktur Fasilitas Kepabeanan, Dugaan Korupsi Bea Cukai Makin Melebar

    Tiga Sprindik KPK Buka Jejak Uang Kasus Pajak Banjarmasin, Rp1,8 Miliar Disita

  • Peristiwa

    BERITA TERBARU

    Keluarga Korban KM Virgo Surati Presiden, Pertanyakan Kesiapan Operator Angkat Bangkai Kapal

    Gunung Merapi Level Siaga, 4 Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer

    BRIN: Interaksi Gunung, Monsun, dan El Nino Picu Hujan di Jawa Barat

  • Daerah
    • Pemkab Balangan
    • Pemkab Banjar
    • Pemkab Batola
    • Pemkab HSS
    • Pemkab HST
    • Pemkab Tala
    • Pemko Banjarbaru
    • PROV KALSEL

    BERITA TERBARU

    Bertahun-tahun Menanti, Jalan Komplek Berlina Jaya Akhirnya Diperbaiki Pemko Banjarbaru

    Jemaah 5 Rajab Sekumpul Diprediksi Membeludak, Dinkes Kalsel Mulai Petakan Kekuatan Medis

    Jemaah Diprediksi Bertambah, Dinkes Banjar Siapkan Logistik Kesehatan Lebih Banyak

  • Terpopuler
  • Pencarian
  • Lainnya
    • kakinews.id
    • kakinews.id
    • kakinews.id
TRENDING
  • KPK
  • OTT KPK
  • Korupsi
  • Penegakan Hukum
  • Kejagung
  • kerugian negara

#TPPU

Tim satgas KPK menunjukkan uang yang menjadi barang bukti kasus suap yang menjerat Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Tiga Sprindik KPK Buka Jejak Uang Kasus Pajak Banjarmasin, Rp1,8 Miliar Disita

BERITA UTAMA
Brigjen Totok Suharyanto

Kakortas Tipikor Polri Totok Suharyanto Dimutasi Usai Tangani Kasus Febrie Adriansyah, Perkara Berujung di Kejagung

BERITA UTAMA
KPK Bongkar Dugaan Aliran Uang ke Anggota Polri, Yayat Sudrajat Diduga Terima Uang dari Kontraktor Kasus Bupati Bekasi

KPK Bongkar Jejak Gratifikasi di Madiun, Dinas Perdagangan-BKAD Digeledah, Dokumen dan Bukti Elektronik Disita

BERITA UTAMA
KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Jejak Gratifikasi dan TPPU Dibongkar

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Jejak Gratifikasi dan TPPU Dibongkar

BERITA UTAMA
KAKINEWS.ID, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus memperluas penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Kali ini, penyidik menggeledah rumah advokat Don Ritto di Bandung dan menyita sejumlah dokumen yang diduga menjadi mata rantai penting dalam pengusutan perkara tersebut. Penggeledahan dilakukan pada Selasa (4/8/2026) di kediaman Don Ritto. Langkah ini merupakan bagian dari upaya penyidik menelusuri dugaan aliran aset dan dokumen yang berkaitan dengan perkara TPPU yang sedang dikembangkan. "Tim penyidik melakukan penggeledahan satu tempat di daerah Bandung milik saudara DR (Don Ritto)," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, di Jakarta, Rabu (5/8/2026). Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen yang diduga memiliki keterkaitan langsung dengan Don Ritto maupun Febrie Adriansyah. Namun, Kejagung belum membuka rincian dokumen yang diamankan karena masih menjadi bagian dari materi penyidikan. "Diperoleh beberapa dokumen yang diduga ada keterkaitan dengan perkara DR sendiri dan FA (Febrie Adriansyah)," kata Anang. Selain melakukan penggeledahan, penyidik juga memeriksa sekitar tujuh orang saksi yang berasal dari kalangan swasta dan pihak perusahaan untuk memperkuat konstruksi perkara. "Sebagian besar dari pihak swasta dan ada dari pihak perusahaan," ujarnya. Sebelumnya, Kejagung telah lebih dulu menggeledah kantor Don Ritto di Jakarta Selatan, rumah Nurman Herin di Depok, serta empat perusahaan yang diduga terafiliasi dengan Don Ritto, yakni PT HI, PT PIS, PT KPE, dan PT SME. Keempat perusahaan tersebut diduga digunakan sebagai sarana untuk menyamarkan asal-usul aset hasil tindak pidana melalui praktik pencucian uang. Saat ditanya mengenai hubungan Febrie Adriansyah dengan perusahaan-perusahaan tersebut, Anang menegaskan penyidik masih terus mendalami fakta melalui pemeriksaan saksi dan analisis barang bukti yang telah disita. "Pendalaman dilakukan dari hasil pemeriksaan saksi-saksi serta barang bukti yang diperoleh penyidik, baik dari perkara sebelumnya yang dilimpahkan Kortastipidkor Polri maupun dari hasil penggeledahan dan penyidikan Tim 9," jelasnya. Dalam perkara ini, Kejagung telah menetapkan Febrie Adriansyah dan Nurman Herin sebagai tersangka dugaan TPPU berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026 tertanggal 20 Juli 2026. Penyidikan dimulai setelah Kejagung menerima pelimpahan perkara beserta barang bukti dari Polri, termasuk emas seberat 74 kilogram dan uang dalam berbagai mata uang asing bernilai ratusan miliar rupiah. Sebelumnya, Kejagung juga menerbitkan tiga surat perintah penyidikan baru menyusul pelimpahan perkara dari Polri. Ketiga perkara tersebut meliputi dugaan korupsi dan TPPU di PT KNI, dugaan korupsi tata kelola batu bara yang diduga memicu pemadaman listrik (blackout), serta dugaan korupsi dan TPPU dalam penanganan perkara PT Asabri. Dengan rangkaian penyidikan yang terus berkembang, Kejagung kini menelusuri seluruh jaringan, aset, dan pihak-pihak yang diduga berperan dalam perkara yang menyeret mantan petinggi Korps Adhyaksa tersebut.

PT Hutama Indo Tara Disegel Kejagung, Aset Don Ritto Diamankan dalam Perkara Febrie

BERITA UTAMA
Makam Sutrimo Dibongkar, Kubu Febrie Adriansyah Pasang Tameng: Jangan Kaitkan dengan Perkara Febrie

Terkuak! Uang yang Diperas Eks Jampidsus Febrie Diduga Capai Rp 35 Triliun

BERITA UTAMA
Febrie Adriansyah

Mantap! Korban Dugaan Pemerasan Eks Jampidsus Febrie 200 Orang Lebih

BERITA UTAMA
KAKI Kalsel Desak KPK Ungkap 12 Perusahaan di Balik Rangkap Jabatan Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono

KPK Bongkar Dugaan Suap Pemeriksaan Pajak Banjarmasin, Aset Mulyono Diburu

BERITA UTAMA
OTT Bongkar Borok Wali Kota Madiun, Maidi Diduga Serok Rp2,25 Miliar dari Proyek hingga Izin Jalan

KPK Terbitkan Sprindik Baru, Kasus Maidi Melebar ke Dugaan Gratifikasi dan TPPU

BERITA UTAMA
KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT HGB Bogor, Uang dari Rumah Orang Kepercayaan Nusron Disita

Dugaan Aliran Dana Kasus ATR/BPN Disorot, Pakar TPPU Dorong KPK Telusuri Ormas dan Partai

BERITA UTAMA
Sudah ditampilkan semua
Lebih Banyak

Terpopuler

01

M Suryo Diminta Diperiksa, CBA Curiga Ada Beking Elite di Tambang Ilegal Samin Tan

BERITA UTAMA
02

Dulu Viral Dugaan Penguntitan Jampidsus, Kini Eks Restoran Febrie Digeledah dalam Kasus Batu Bara Rp5 Triliun

BERITA UTAMA
03

Apa Kabar Hanan Supangkat Sempat Terseret Kasus TPPU SYL? Status Cegah Dicabut tetapi Penyidikan KPK Belum Berakhir!

BERITA UTAMA
04

Cara Nonton Live Streaming Prancis vs Senegal Piala Dunia 2026 di HP, TVRI dan MAXStream

BERITA UTAMA
05

Hukuman 1,5 Tahun Dinilai Tak Masuk Akal, Kejagung Resmi Banding Vonis Eks Dirjen Kemenkeu

BERITA UTAMA

Jl. Gambut

Email:
[email protected]

Telusuri

  • Terpopuler
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • SOP Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Copyright
  • Disclaimer

© Copyright © KalimantanKita

LIVE TV