KAKINEWS,ID Tanjung – Rebutan, kendaraan saling mendahuli di SPBU Kambitin, Tabalong. Ini ketika diserbu pemotor begitu pagar dibuka petugas, ada puluhan pemotor langsung mengantre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Tujuan pemotor agar mengamankan posisi antrean lebih depan. Tak hanya pemotor pria, tampak pula beberapa perempuan yang ikut berebut posisi antre.

Antrean untuk pemotor dibagi menggunakan tali. Ada antrean untuk Pertalite dan Pertamax. Peristiwa jadi ramai diperbincangkan dan disebut seperti start balapan MotoGP.

Namun di sisi lain, warga Tabalong, Marina menganggap potret itu menunjukkan sulitnya mendapatkan BBM. “Sebenarnya ini harus jadi evaluasi, mengapa sampai masyarakat berebut seperti itu.

Apakah bahan bakar sulit didapat atau karena faktor lain, karena kalau habis bensin berbarengan itu kemungkinan yang sangat jarang,” ujar Ina, Sabtu (8/8/2026).

Seharusnya antre di SPBU tidak sampai sepanjang itu. Sebab, jika bahan bakar mudah didapat maka masyarakat tidak akan mengantre sepanjang itu.

Selain itu, perlu adanya tindakan terhadap oknum-oknum pelangsir yang sering kali menimbun BBM, kemudian menjualnya dengan harga tinggi.

Sementara warga lainnya berharap, pihak Pemerintah Kabupaten Tabalong dan pengelola SPBU setempat sudah melakukan upaya evaluasi terkait antrean panjang.