Ketua Bidang I Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten HSS Hj. Misnawati Suriani saat membuka Sosialisasi Pemahaman dan Kesadaran Bela Negara di Pendopo Bupati HSS, Jumat (24/7/2026).

KANDANGAN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus mendorong penguatan karakter keluarga sebagai fondasi dalam membentuk generasi penerus yang berwawasan kebangsaan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pemahaman dan Kesadaran Bela Negara yang digelar di Pendopo Bupati HSS, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja Pokja I TP PKK HSS tersebut dibuka Ketua Bidang I Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK HSS, Hj. Misnawati Suriani. Pelaksanaannya merupakan hasil sinergi antara TP PKK Kabupaten HSS dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten HSS.

Mengangkat tema “Pola Asuh Berkarakter Pancasila untuk Generasi Emas Indonesia”, sosialisasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman kader mengenai penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan keluarga.

Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana untuk meningkatkan peran kader PKK dalam menanamkan wawasan kebangsaan di lingkungan masyarakat, khususnya melalui kelompok Dasa Wisma.

Peserta kegiatan berasal dari pengurus TP PKK Kabupaten HSS, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua Pokja I Kecamatan, serta kader Pokja I desa dan kelurahan se-Kabupaten HSS.

Sejumlah narasumber turut memberikan materi, di antaranya Kepala Badan Kesbangpol HSS Drs. Efran, M.AP., perwakilan Kodim 1003/HSS, serta Ketua Pokja I TP PKK Kabupaten HSS.

Dalam arahannya, Hj. Misnawati Suriani menekankan pentingnya keteladanan kader PKK dalam menjaga persatuan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan keluarga. Nilai-nilai persatuan, gotong royong, serta kecintaan terhadap bangsa dapat ditanamkan sejak dari lingkungan keluarga.

“Sebagai kader PKK, kita harus menjadi contoh di tengah masyarakat. Kita harus mampu menjadi penggerak yang membawa suasana damai, menguatkan persatuan, dan mendorong masyarakat untuk saling membantu,” ujarnya.

Ia menambahkan, keluarga yang kuat akan menjadi salah satu fondasi terbentuknya masyarakat yang kuat. Karena itu, pemahaman mengenai bela negara tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kehidupan sehari-hari.

Kader PKK juga diminta tidak berhenti pada pemahaman yang diperoleh selama kegiatan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Materi yang disampaikan dalam sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Peserta aktif membahas berbagai persoalan terkait penerapan nilai-nilai bela negara, pola asuh berkarakter Pancasila, hingga strategi memperkuat ketahanan keluarga.

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten HSS berharap nilai-nilai Pancasila dan semangat bela negara semakin kuat ditanamkan mulai dari lingkungan keluarga.

Kolaborasi antara TP PKK, Kesbangpol, dan Kodim 1003/HSS juga diharapkan dapat memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus membentuk keluarga yang mampu menjadi lingkungan pertama dalam membangun karakter generasi penerus.