
MARTAPURA – Warga Desa Mandiangin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki lanjut usia di sebuah pondok yang berada di area kebun, Rabu (2/9/2026) petang.
Korban diketahui bernama Mahruddin (sekitar 80 tahun). Jasadnya ditemukan setelah seorang petani yang melintas di sekitar pondok mencium bau tidak sedap yang berasal dari lokasi tersebut.
Merasa curiga, petani itu kemudian melakukan pengecekan dan mendapati korban telah meninggal dunia di dalam pondok. Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Call Center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar.
Kepala DPKP Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 17.41 WITA dan segera mengerahkan Regu Penyelamatan Peleton 3 menuju lokasi menggunakan unit Kajama Rescue.
“Begitu menerima laporan, tim kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas membantu proses penerangan, pendataan, hingga evakuasi jenazah bersama tim gabungan,” ujar Agus Siswanto.

Sebanyak lima personel teknis DPKP diterjunkan dalam operasi tersebut. Setibanya di lokasi sekitar pukul 18.08 WITA, petugas berkoordinasi dengan Tim Inafis, Polsek Karang Intan, Borneo Rescue, Emergency Banjar Response (EBR), BPK Padang Panjang, serta warga setempat untuk mengevakuasi korban.
Setelah proses evakuasi selesai sekitar pukul 19.15 WITA, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Ratu Zalecha (RS RAZA) untuk penanganan lebih lanjut.
Agus Siswanto mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi sehingga penanganan dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim gabungan dan masyarakat yang turut membantu proses evakuasi. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar setiap laporan darurat dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.





